
Selasa, 07 Oktober 2025
Rimbo Bujang (MIN 4 TEBO) - Suasana kelas 3A pagi itu tampak lebih cerah dari biasanya. Di atas meja-meja tersusun rapi kertas gambar, pensil warna, dan crayon berbagai bentuk. Satu per satu siswa menunduk serius, sibuk mewarnai hasil karyanya dalam pelajaran Seni Budaya dengan tema pemandangan. Aktivitas sederhana ini menjadi ruang bagi anak-anak mengekspresikan imajinasi mereka tanpa batas.
Pelajaran menggambar bukan sekadar menggoreskan warna di kertas. Bagi siswa, ini adalah cara bercerita tentang dunia yang mereka lihat dan rasakan. Ada yang menggambar gunung dengan matahari tersenyum, ada pula yang menampilkan sawah hijau dengan burung beterbangan. Tiap lembar menggambarkan keunikan cara berpikir anak-anak yang polos dan kreatif.
Guru membiarkan mereka bekerja dalam suasana santai namun tertib. Tak ada tekanan, hanya dorongan untuk menikmati proses. Anak-anak saling menunjukkan hasil karya sambil memberi komentar lucu khas mereka. Dari ujung ke ujung kelas, warna-warni kertas dan tawa kecil menciptakan atmosfer belajar yang hangat.
Meski terlihat sederhana, kegiatan menggambar melatih banyak hal: ketekunan, koordinasi mata dan tangan, serta kemampuan menilai keindahan. Nilai-nilai ini tumbuh perlahan, seiring garis demi garis yang mereka bentuk. Pembelajaran pun terasa hidup, tidak hanya berbicara tentang teori tetapi juga pengalaman.
Karya anak-anak kelas 3A itu nantinya akan ditempel di dinding kelas, menjadi pajangan kecil penuh makna. Setiap goresan warna adalah cerminan semangat belajar mereka, jujur, riang, dan apa adanya. Dari pensil warna yang sederhana, tumbuh benih apresiasi terhadap seni dan kehidupan.
*Bass
|
51x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...