
Rabu, 08 Oktober 2025
Rimbo Bujang (MIN 4 TEBO) – Suasana pagi di MIN 4 Tebo terasa lebih hangat dari biasanya. Setelah melaksanakan salat dhuha berjamaah di lapangan, para siswa tidak langsung kembali ke kelas. Mereka tetap duduk melingkar di atas tikar dan alas seadanya, membuka bekal masing-masing untuk sarapan bersama. Kegiatan sederhana ini menjadi momen penuh kebersamaan yang mempererat hubungan antara guru dan siswa.
Sarapan bersama setelah beribadah menjadi bentuk keseimbangan antara kebutuhan jasmani dan rohani. Anak-anak tampak menikmati setiap suapan dengan ceria, saling berbagi makanan dengan teman di sampingnya. Guru-guru yang ikut mendampingi juga tampak berbaur, memastikan semua siswa makan dengan tertib dan tidak ada yang tertinggal. Kebersamaan ini mencerminkan nilai-nilai solidaritas dan kesederhanaan yang diajarkan dalam kehidupan madrasah.
Lapangan madrasah yang biasanya digunakan untuk upacara kini berubah fungsi menjadi ruang interaksi sosial yang menyenangkan. Suara tawa dan obrolan ringan terdengar di antara anak-anak yang duduk berkelompok. Momen ini juga menjadi kesempatan bagi guru untuk membangun kedekatan emosional dengan peserta didik di luar suasana belajar formal di kelas.
Kegiatan sarapan bersama usai dhuha bukan hanya agenda rutin, melainkan sarana pembiasaan hidup sehat dan penuh kebersamaan. Anak-anak diajak untuk menghargai waktu makan, menjaga kebersihan, dan melatih sikap saling peduli terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter yang diusung oleh MIN 4 Tebo.
Dengan langkah sederhana seperti ini, MIN 4 Tebo terus menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna. Setiap kegiatan harian dirancang tidak hanya untuk mendidik akal, tetapi juga menumbuhkan hati yang lembut dan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.
*Bass
|
51x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...