
Jumat, 10 Oktober 2025
Rimbo Bujang (MIN 4 TEBO) - Di tengah kesibukan rutinitas mengajar, semangat mendidik tak berhenti di dalam jam pelajaran bagi salah satu guru MIN 4 Tebo. Eka Kunyati Ningrum, guru kelas 2A sekaligus pengampu mata pelajaran Tahfiz, melanjutkan kesibukannya selepas jam pulang dengan mengajar ngaji bagi siswa yang masih kesulitan membaca Al-Qur'an.
Kegiatan ini dilakukan setiap hari di ruang kelas yang kini menjadi tempat belajar tambahan. Awalnya, kegiatan tersebut berawal dari diskusi ringan dengan orang tua yang berharap anaknya lebih lancar membaca Al-Qur'an. Dari sinilah muncul inisiatif untuk membuka waktu tambahan bagi siswa yang membutuhkan pendampingan khusus.
Suasana selepas Dzuhur di madrasah menjadi lebih hidup. Anak-anak duduk berjajar dengan jilid di tangan, sementara sang guru dengan sabar membimbing satu per satu, memperbaiki makhraj huruf dan tajwid mereka. Meski sederhana, kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran penuh makna yang menumbuhkan semangat religius di kalangan siswa sejak dini.
Kegiatan ngaji ini tidak hanya memperkuat kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga membangun kedekatan emosional antara guru dan murid. Anak-anak yang semula malu atau kurang percaya diri kini mulai berani dan antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran. Di sisi lain, orang tua pun merasa terbantu dengan adanya perhatian tambahan di luar jam pelajaran formal.
Apa yang dilakukan guru MIN 4 Tebo ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak berhenti di ruang kelas. Kesediaan meluangkan waktu dan tenaga demi tumbuhnya generasi Qurani menjadi bukti nyata bahwa semangat mengajar lahir dari hati, bukan semata dari kewajiban.
*Bass
|
530x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...