
Senin, 20 Oktober 2025
Rimbo Bujang (MIN 4 TEBO) – Empat siswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dari SMK Raudhatul Mujawwidin Rimbo Bujang menggelar bazaar produk edukasi di halaman MIN 4 Tebo pada Senin pagi, usai upacara bendera. Kegiatan ini merupakan bagian dari Praktik Kerja Lapangan (PKL) mereka, dengan membawa berbagai kreasi seperti flashcard bergambar, gantungan kunci berisi rumus matematika, serta alat bantu belajar kreatif lainnya. MIN 4 Tebo menyambut baik inisiatif ini dan memberikan fasilitas penuh sebagai wujud kerja sama antarlembaga pendidikan di wilayah setempat.
Bazaar dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung selama sekitar 30 menit. Sebelum memamerkan produk, para siswa SMK diberi kesempatan berbicara di depan para siswa untuk menjelaskan maksud kedatangan, tujuan kegiatan, serta keunggulan produk yang mereka buat. Setelah itu, stan kecil mereka langsung dikerubungi siswa kelas 1 hingga 6 yang penasaran dan antusias.
Produk yang ditawarkan memang dirancang khusus untuk menarik minat anak usia dasar: warna cerah, ilustrasi menarik, dan fungsi edukatif yang jelas. Banyak siswa langsung ingin membeli, terutama gantungan kunci perkalian dan flashcard sikap positif. Namun, karena stok yang dibawa terbatas—sesuai kapasitas produksi PKL—tidak semua anak bisa mendapatkan barang yang diinginkan. Meski begitu, tidak terjadi kekecewaan berlebihan; justru momen ini menjadi pelajaran alami tentang keterbatasan sumber daya dan pentingnya perencanaan.
Dalam waktu kurang dari 10 menit sejak pembukaan, seluruh produk ludes terjual. Kecepatan ini bukan hanya mencerminkan daya tarik produk, tetapi juga keberhasilan kolaborasi yang saling menguntungkan: siswa SMK mendapatkan pengalaman nyata dalam pemasaran dan interaksi publik, sementara siswa MIN 4 Tebo terpapar pada karya kreatif yang memperkaya minat belajar mereka.
Bagi MIN 4 Tebo, kegiatan seperti ini lebih dari sekadar bazaar—ia adalah jembatan antara pendidikan dasar dan menengah kejuruan, antara teori dan praktik, antara belajar dan berkarya. Dan dari antrean kecil di halaman madrasah, terlihat jelas bahwa pendidikan yang baik tumbuh bukan dalam ruang tertutup, melainkan melalui keterbukaan, kolaborasi, dan saling mendukung antarlembaga.
*Bass
|
64x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...