
Kamis, 06 November 2025
Rimbo Bujang (MIN 4 TEBO) – Suasana kelas 3B MIN 4 Tebo tampak berbeda saat pembelajaran Bahasa Indonesia berlangsung. Dalam materi mengenal teks fiksi dan nonfiksi, guru memilih pendekatan belajar yang lebih menyenangkan dan kontekstual. Para siswa diajak duduk melingkar di lantai kelas, siap mengikuti permainan.
Di tengah lingkaran, sebuah gasing diletakkan dan diputar. Siswa yang ditunjuk oleh arah berhentinya gasing mendapat giliran untuk bercerita. Cerita yang dibawakan bebas, bisa kisah nyata maupun rekaan. Suasana kelas menjadi hidup karena setiap giliran menghadirkan cerita unik dan spontan dari masing-masing anak.
Metode ini membuat siswa lebih berani berbicara di depan teman-teman dan menumbuhkan kepercayaan diri. Aktivitas sederhana seperti bercerita ternyata juga membantu mereka memahami perbedaan antara teks fiksi dan nonfiksi secara alami tanpa merasa terbebani.
Karena antusiasme siswa begitu tinggi, waktu belajar pun terasa cepat berlalu. Hanya separuh siswa yang sempat tampil pada pertemuan pertama, sementara sisanya akan melanjutkan giliran pada pertemuan berikutnya.
Kegiatan ini menjadi contoh bagaimana pembelajaran Bahasa Indonesia di MIN 4 Tebo tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga menumbuhkan kegembiraan dan keberanian dalam berbahasa.
*Bass
|
207x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...