
Sabtu, 10 Januari 2026
Rimbo Bujang (MIN 4 Tebo) - Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Kelas 5B hari ini berlangsung kreatif dan penuh eksplorasi. Para siswa diajak memahami sistem pernapasan manusia tidak hanya dengan teori, tetapi dengan membuat alat peraga langsung menggunakan bahan-bahan sederhana seperti botol bekas, pipet, dan balon.
Materi tentang sistem pernapasan manusia yang kompleks dihadirkan melalui metode pembelajaran berbasis proyek. Siswa dibagi ke dalam lima kelompok, masing-masing diberi tugas untuk merakit sebuah model peraga yang menggambarkan proses bernapas. Bahan utama yang digunakan adalah botol air mineral berukuran besar, yang dimodifikasi secara kreatif.
Proses pembuatan diawali dengan memotong bagian bawah botol. Pada bagian tutup botol, dibuat sebuah lubang. Kemudian, dua buah pipet disatukan, di mana ujung pipet yang bercabang dua dipasangi balon kecil pada masing-masing cabangnya. Balon ini berfungsi untuk merepresentasikan paru-paru manusia. Rangkaian pipet dan balon ini kemudian dimasukkan ke dalam botol melalui tutup yang telah dilubangi.

Bagian bawah botol yang terbuka kemudian ditutup dengan selembar balon yang diregangkan, menggambarkan diafragma—otot utama dalam proses pernapasan. Saat balon "diafragma" ini ditarik ke bawah, terjadi penurunan tekanan di dalam rongga botol, menyebabkan kedua "paru-paru" balon di dalamnya mengembang, persis seperti saat manusia menarik napas.
Demonstrasi sederhana ini berhasil memberikan gambaran visual yang nyata tentang mekanisme pernapasan. Raut wajah para siswa tampak berseri-seri dan penuh kebahagiaan ketika alat peraga yang mereka rakit berhasil berfungsi dengan baik. Perasaan bangga itu tak terbendung ketika masing-masing kelompok mendapat giliran untuk maju ke depan kelas.
Dalam sesi presentasi, siswa tidak hanya menunjukkan cara kerja alat peraga, tetapi juga dengan lancar menjelaskan proses pertukaran oksigen dan karbondioksida di dalam alveolus paru-paru. Mereka mampu menghubungkan fenomena fisik yang terlihat pada model dengan proses biologis yang terjadi di dalam tubuh.
Melalui kegiatan ini, pembelajaran sains berhasil diubah menjadi pengalaman konkret dan menyenangkan. Selain menanamkan pemahaman konseptual yang kuat, proyek ini juga mengajarkan nilai kreativitas, kerja sama tim, dan pemanfaatan bahan daur ulang dalam pembelajaran.
*Bass
|
351x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...