
Kamis, 22 Januari 2026
Rimbo Bujang (MIN 4 Tebo) - Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas 5B hari ini dijalankan dengan model Problem Based Learning (PBL). Siswa dibagi dalam empat kelompok untuk memecahkan studi kasus tentang keberagaman, kemudian menguatkan konsep melalui permainan kerjasama memindahkan botol dengan tali.
Kegiatan dimulai dengan guru menyajikan sebuah studi kasus nyata yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan keberagaman di masyarakat. Setiap kelompok, yang masing-masing beranggotakan empat siswa, diberi waktu untuk mendiskusikan permasalahan tersebut secara mendalam. Tugas mereka adalah menganalisis masalah dan merumuskan solusi dalam beberapa paragraf tertulis.
Dalam proses diskusi, siswa dituntut untuk secara aktif mengeksplorasi berbagai sudut pandang dan kemungkinan penyelesaian. Empat nilai utama yang menjadi fokus pembahasan, yaitu saling menghargai perbedaan, membantu satu sama lain, tidak saling menjatuhkan, serta menjalin kebersamaan. Nilai-nilai ini menjadi rambu-rambu agar solusi yang dihasilkan selaras dengan semangat Pancasila.

Setelah waktu diskusi usai, perwakilan dari masing-masing kelompok secara bergiliran memaparkan hasil kerja mereka dari tempat masing-masing. Seluruh kelompok berhasil menyelesaikan permasalahan dengan tepat dan solusi yang ditawarkan mencerminkan pemahaman yang baik terhadap nilai-nilai yang diajarkan. Presentasi ini juga melatih kemampuan komunikasi dan keberanian siswa.
Untuk menginternalisasi nilai kerjasama yang telah didiskusikan, guru kemudian mengajak siswa melakukan permainan yang menantang. Permainan “Memindahkan Botol dengan Tali” mengharuskan setiap kelompok yang beranggotakan empat orang untuk mengangkat dan memindahkan sebuah botol hanya menggunakan dua tali yang dipegang berpasangan. Aturan mainnya, siswa tidak boleh memindahkan pegangan tali dari tangan satu ke tangan lain, tetapi harus melangkahi tali untuk bertukar posisi sehingga membentuk simpul yang tepat.
Permainan diawali dengan kompetisi sehat antara dua kelompok sekaligus, menciptakan atmosfer seru dan tegang. Meski awalnya tampak sulit, keempat kelompok akhirnya berhasil menyelesaikan tantangan dengan strategi koordinasi dan komunikasi yang baik. Permainan ini menjadi simulasi nyata tentang pentingnya kerja sama, kesabaran, dan saling percaya dalam mencapai suatu tujuan bersama.
Melalui kombinasi diskusi kritis dan permainan kooperatif, pembelajaran hari ini berhasil menanamkan nilai-nilai Pancasila bukan hanya sebagai teori, tetapi sebagai keterampilan hidup yang aplikatif.
*Bass
|
243x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...