
Senin, 9 Februari 2026
Rimbo Bujang (MIN 4 Tebo) - Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas 3B hari ini mengasah keterampilan bertanya melalui materi wawancara. Siswa secara berkelompok diajak menyusun daftar pertanyaan seputar kewirausahaan yang akan ditujukan kepada pedagang kantin madrasah, dengan fokus pada ketepatan penggunaan kata tanya dan relevansi pertanyaan.
Kegiatan ini dirancang sebagai pendahuluan sebelum siswa benar-benar siap melakukan simulasi wawancara sederhana dengan narasumber nyata. Guru memulai pembelajaran dengan menjelaskan tujuan dan struktur wawancara, serta memperkenalkan berbagai kata tanya seperti apa, siapa, mengapa, kapan, di mana, dan bagaimana. Konteks yang dipilih adalah dunia usaha di sekitar siswa, yaitu kantin madrasah, agar materi terasa lebih dekat dan aplikatif.
Siswa kemudian dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil. Tugas setiap kelompok adalah berdiskusi dan membuat sejumlah pertanyaan yang logis untuk diajukan kepada seorang pedagang kantin. Topiknya berkisar seputar kewirausahaan, misalnya tentang awal mula berjualan, cara mengatur barang, menentukan harga, atau menghadapi kendala.
Awal proses penyusunan, banyak kelompok yang masih keliru. Beberapa pertanyaan yang dihasilkan tidak menggunakan kata tanya dengan tepat, ada pula yang pertanyaannya tidak relevan dengan konteks kewirausahaan kantin. Melihat hal ini, guru secara intensif mendampingi setiap kelompok.
Pendekatan yang digunakan guru adalah membangkitkan nalar kritis siswa. Alih-alih langsung memberikan koreksi, guru mengajak siswa mempertanyakan kembali maksud dari setiap pertanyaan yang mereka buat. Secara bertahap, siswa mulai memahami dan belajar menyusun pertanyaan yang lebih terarah.
Setelah melalui proses bimbingan dan revisi, setiap kelompok akhirnya berhasil menghasilkan seperangkat pertanyaan yang lebih baik. Rencananya, jika memungkinkan, pada pertemuan berikutnya siswa akan diberikan kesempatan untuk mengujicobakan daftar pertanyaan mereka secara sederhana dengan mewawancarai salah satu pedagang kantin. Langkah ini akan menjadi pengalaman langsung yang sangat berharga untuk melatih keberanian dan keterampilan komunikasi.
Melalui kegiatan penyusunan pertanyaan ini, siswa tidak hanya belajar tentang tata bahasa, tetapi juga diajak berpikir sistematis dan berempati dengan konteks sosial di sekitarnya, sebagai bekal keterampilan hidup yang praktis.
*Bass
|
267x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...