
Sabtu, 21 Februari 2026
Rimbo Bujang (MIN 4 Tebo) - Program "Ramadhan Berbakti" di MIN 4 Tebo terus menunjukkan geliat positif. Memasuki hari kedua, Jumat (20/2), antusiasme siswa Kelas 2B dalam membantu orang tua di rumah semakin meningkat. Beragam aktivitas terekam, mulai dari membantu memasak, membersihkan rumah, hingga berjualan takjil. Tak ketinggalan, wali kelasnya, Leni Yurmatuti, juga memberi teladan dengan mudik dan membantu ibundanya menyiapkan jualan.
Jika di hari pertama para orang tua sudah ramai mengirimkan foto aktivitas anak di grup kelas, hari kedua justru semakin meriah. Laporan demi laporan berdatangan, menunjukkan bahwa program ini tidak hanya sekadar tugas, tetapi benar-benar dihayati oleh siswa sebagai bagian dari ibadah di bulan suci.
Beragam aktivitas dilakukan siswa Kelas 2B pada hari kedua Ramadhan. Beberapa di antaranya yang terekam dalam dokumentasi orang tua:
· Membantu persiapan buka puasa – Beberapa siswa terlibat di dapur, mengupas bawang, memotong sayur, atau menyiapkan bahan takjil. Aktivitas ini melatih kemandirian sekaligus meringankan pekerjaan ibu.
· Membereskan tempat tidur – Kebiasaan kecil yang sering dilupakan ini mulai dibiasakan. Tempat tidur yang rapi setelah bangun tidur menjadi tanda disiplin dan tanggung jawab.
· Membersihkan dan merapikan rumah – Menyapu lantai, mengepel, atau merapikan ruang tamu dilakukan dengan penuh semangat. Beberapa siswa bahkan terlihat membersihkan halaman rumah.
· Membantu orang tua berjualan – Ada siswa yang membantu melayani pembeli di warung, ada pula yang ikut berjualan takjil. Pengalaman ini mengajarkan nilai kerja keras dan kejujuran.

Sementara itu, di hari pertama Ramadhan, Kamis (19/2), beragam aktivitas juga telah terekam, antara lain: Mencuci piring, Menyuapi adik makan, Menyiapkan menu buka puasa, Memberi makan ikan, Mengangkat jemuran, Mengumpulkan brondolan sawit dan Membuang sampah.

Tak hanya siswa, wali kelas 2B, Leni Yurmatuti, juga menunjukkan praktik berbakti yang nyata. Di hari pertama Ramadhan, ia menyempatkan diri mudik ke rumah orang tua (ibu mertua) di Kabupaten Bungo. Ia memilih untuk sahur pertama bersama keluarga besar di sana. Sore harinya, ia turun tangan membantu menyiapkan jualan takjil yang dirintis oleh ibu mertuanya.
Keteladanan ini menjadi penguat nyata bagi program "Ramadhan Berbakti". Siswa tidak hanya mendengar teori tentang pentingnya membantu orang tua, tetapi melihat langsung bahwa guru mereka juga melakukannya.
Program "Ramadhan Berbakti" di Kelas 2B membuktikan bahwa libur awal puasa bisa diisi dengan kegiatan bermakna. Antusiasme siswa dan keteladanan guru menjadi kombinasi ampuh untuk menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini.
*Bass
|
232x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...