
Selasa, 7 April 2026
Rimbo Bujang (MIN 4 Tebo) - Mata pelajaran Seni Rupa di Kelas 5B hari ini membahas ragam hias. Setelah guru memperkenalkan aneka ragam hias, berbagai jenis, hingga contoh-contohnya, giliran siswa mempraktikkan menggambar ragam hias flora. Pada buku gambar, siswa diminta membuat empat gambar ragam hias flora, seperti bingkai yang biasa ditemukan pada kaligrafi. Berkat bimbingan guru, seluruh siswa berhasil menuntaskan tugas meskipun awalnya banyak yang mengalami berbagai kesulitan.
Pembelajaran dimulai dengan guru menampilkan berbagai contoh ragam hias flora dari buku dan gambar. Siswa diperlihatkan bagaimana bentuk-bentuk bunga, daun, dan sulur dapat diolah menjadi pola yang indah dan simetris. Guru juga menjelaskan bahwa ragam hias flora sering ditemukan pada bingkai kaligrafi, ukiran kayu, dan batik. Setelah itu, guru memberikan tugas praktik yaitu setiap siswa harus membuat empat gambar ragam hias flora di buku gambar.
Saat mulai menggambar, banyak siswa yang mengalami kesulitan. Ada yang buntu ide, tidak tahu harus menggambar apa. Ada yang ragu memulai karena takut hasilnya jelek. Ada pula yang terlalu memperhitungkan proporsi sehingga lama bergerak. Beberapa siswa kesulitan membuat lengkungan yang rapi atau simetris, sementara yang lain kesulitan mengisi bagian tengah pola agar tidak terlihat kosong. Guru berkeliling, memberikan bimbingan satu per satu.
“Coba mulai dari bentuk dasar daun dulu. Setelah itu tambahkan detail urat daun. Jangan terlalu dipikirkan sempurna, yang penting berani mencoba,” ujar guru kepada seorang siswa yang terlihat kebingungan. Guru juga memberikan berbagai contoh di papan tulis, menunjukkan bagaimana memasukkan unsur bunga, daun, atau corak tertentu seolah akar yang menjalar. Ia menggambar beberapa variasi pola, ada yang sederhana, ada pula yang lebih rumit.
Perlahan-lahan, siswa mulai menemukan ritme mereka. Ada yang menggambar pola dengan daun yang simetris mengikuti alur bingkai. Ada yang membuat sulur-sulur yang meliuk-liuk. Ada pula yang menggabungkan bunga dan daun dalam satu komposisi yang harmonis. Beberapa siswa yang lebih percaya diri mulai bereksperimen dengan variasi bentuk. Guru terus memberikan semangat dan koreksi ringan. “Bagus, ini sudah mulai terlihat. Sekarang tambahin sedikit detail di sini,” katanya sambil menunjuk bagian gambar yang masih kosong.

Setelah waktu pengerjaan habis, seluruh siswa berhasil menyelesaikan empat gambar ragam hias flora. Hasilnya beragam, ada yang rapi dan detail dengan goresan yang halus, ada pula yang sederhana namun tetap menarik. Beberapa siswa yang biasanya kurang percaya diri tampak senang dengan hasil karyanya sendiri. Mereka membandingkan gambar satu sama lain dan saling memberikan pujian.
Pembelajaran Seni Rupa kali ini tidak hanya melatih keterampilan menggambar, tetapi juga mengajarkan kesabaran dan keberanian untuk mencoba. Siswa belajar bahwa kesulitan di awal adalah hal yang wajar, dan dengan bimbingan serta latihan, hasil yang memuaskan dapat dicapai. Karya mereka akan dinilai dan sebagian akan dipajang di kelas sebagai pajangan.
*Bass
|
123x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...