
Selasa, 28 April 2026
Rimbo Bujang (MIN 4 Tebo) - Pagi ini merupakan jadwal rutin pembiasaan muhadhoroh setiap Selasa sebelum memulai pembelajaran. Menurut jadwal yang telah disusun, para siswa kelas 5B belum saatnya mendapat giliran bertugas karena sehari sebelumnya, pada Senin, mereka baru saja menjadi petugas upacara bendera. Namun, karena tidak ada kelas lain yang siap, para siswa kelas 5B kompak menyatakan kesiapan mereka ketika guru melemparkan tawaran secara terbuka. Mereka kemudian secara mandiri membagi peran, mulai dari pembawa acara, pembaca ayat suci Al-Qur'an, pemandu shalawat dan Asmaul Husna, penceramah, hingga petugas doa. Kegiatan berjalan hingga selesai meskipun mengalami beberapa kendala kecil yang masih dalam batas wajar mengingat tidak ada latihan sebelumnya.

Muhadhoroh adalah kegiatan pembiasan rutin di MIN 4 Tebo yang bertujuan melatih keberanian, komunikasi, dan kepercayaan diri siswa. Biasanya, giliran bertugas dijadwalkan bergilir antar kelas. Pagi ini, kelas yang seharusnya bertugas menyatakan belum siap. Guru yang memandu acara kemudian bertanya kepada seluruh siswa yang hadir siapa yang siap, kemudian dari arah barisan siswa Kelas 5B kompak menyatakan siap.
Tanpa banyak persiapan, siswa kelas 5B keluar dari barisan dan menempati posisi petugas. Mereka berdiskusi singkat kurang dari lima menit untuk menentukan pembagian peran. Ada yang mengajukan diri sebagai MC, ada yang bersedia membaca ayat suci, dan ada yang ditunjuk teman untuk menyampaikan ceramah. Semua terjadi dengan cepat.
Acara dimulai pukul 07.30. MC membuka dengan salam dan bacaan basmalah. Pembacaan ayat suci Al-Qur'an berjalan lancar meskipun suara sedikit gemetar. Shalawat dan Asmaul Husna dipimpin dengan kompak. Ceramah singkat disampaikan secara lugas. Petugas doa menutup dengan doa yang khusyuk. Beberapa kendala kecil terjadi, seperti MC yang sempat salah menyebut nama petugas, atau pemandu shalawat yang lupa lirik, tetapi mereka langsung memperbaiki dengan sigap.
Guru pembina yang memandu acara hanya sesekali memberi isyarat dari belakang. Ia tidak perlu turun tangan secara langsung karena siswa mampu mengatasi kesalahan sendiri.
Muhadhoroh dadakan oleh kelas 5B berakhir pukul 08.00. Selanjutnya, siswa masuk ke kelas masing-masing untuk memulai pelajaran. Kesiapan mental yang ditunjukkan oleh kelas 5B menjadi contoh bagi kelas lainnya bahwa latihan yang konsisten akan membuahkan hasil, bahkan dalam situasi dadakan.
*Bass
|
200x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...