Selamat Datang di Website Resmi MIN 4 TEBO # SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 4 TEBO # MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 4 TEBO JALAN SEPAKU DESA JAYA MULYA KECAMATAN RIMBO BUJANG KABUPATEN TEBO KODE POS 37553
Diposting Pada: Rabu, 29 April 2026

Pantang Lanjut Sebelum Sempurna! Intip Kedisiplinan Kelas 5B MIN 4 Tebo Berlatih Detail Pidato

Pantang Lanjut Sebelum Sempurna! Intip Kedisiplinan Kelas 5B MIN 4 Tebo Berlatih Detail Pidato

Rabu, 29 April 2026
Rimbo Bujang (MIN 4 Tebo) - Mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas 5B hari ini mengajarkan materi pidato dengan metode yang tidak biasa. Salah satu pola yang terbentuk di kelas ini adalah siswa akan lebih mudah memahami materi dan tujuan pembelajaran tercapai apabila mereka diajak mencoba terlebih dahulu melakukan sesuatu yang berkaitan dengan materi tersebut, baru kemudian di pertengahan pembelajaran guru menjelaskan teorinya. Pada materi pidato kali ini, siswa dengan pemahaman yang terbatas diminta praktik berpidato terlebih dahulu, bermodalkan apa yang pernah mereka lihat sebelumnya. Setelah semua tampil, barulah guru mengajak siswa berlatih secara serius sesuai kaidah, mulai dari sikap tubuh, intonasi, hingga kejelasan pengucapan.

Pembelajaran dimulai dengan pertanyaan pemantik. Guru bertanya, “Di mana saja kalian pernah melihat orang berpidato?” Siswa menjawab di upacara bendera, di acara perpisahan, di televisi, dan lain-lain. “Biasanya pidato tersebut materinya tentang apa?” Guru melanjutkan. Siswa menyebutkan tentang kebersihan, tentang kedisiplinan, tentang peringatan hari besar. Untuk mengembalikan ingatan siswa, guru mempraktikkan beberapa contoh pidato dengan gaya yang berbeda-beda, mulai dengan yang bergaya formal, dilanjutkan dengan gaya yang lebih santai.

Setelah itu, guru meminta siswa membayangkan suatu objek atau peristiwa untuk ditulis dalam satu atau dua paragraf di buku tulis. Inilah yang akan mereka bacakan sebagai pidato. Ada siswa yang menulis tentang peristiwa kebakaran pasar, ada pula yang menulis tentang perilaku hidup bersih dan sehat, dan lain-lain yang berkaitan dengan keseharian mereka sendiri. Guru menekankan bahwa yang terpenting adalah fokus terhadap isi materi yang mereka tulis sendiri. Struktur pidato belum dijelaskan secara mendalam, hanya dituliskan di papan tulis sebagai panduan, yang terdiri dari bagian pembuka (salam pembuka, ungkapan syukur, penghormatan) dan bagian penutup (kesimpulan, harapan, ucapan terima kasih, permohonan maaf, salam penutup).

Guru memeriksa tulisan siswa. Sebagian besar sudah menunjukkan kelengkapan isi pidato, hanya sedikit yang perlu diberikan masukan untuk membuat tambahan pada beberapa bagian. Tanpa berlama-lama, siswa secara bergiliran diminta praktik berpidato dari area belakang kelas menghadap ke papan tulis yang berisi panduan struktur pidato. Karena guru sedari awal sudah menekankan bahwa jangan berpikir untuk tampil sempurna, tetapi yang penting berani dulu, siswa tampil apa adanya meski masih jauh dari kata sempurna.

Setelah semua siswa tampil, guru mengajak siswa merefleksikan apa yang mereka rasakan. Mereka kompak menjawab grogi, malu, bingung mau bicara apa. Guru memaklumi sembari memberikan beberapa catatan tentang sikap, gestur, intonasi, dan kejelasan pengucapan. Setelah mereka sadar apa yang menjadi kekurangan, barulah guru mengajak siswa berlatih lebih serius sesuai kaidah.

Siswa diminta berdiri saling berhadapan dengan sikap sempurna. Setiap tahapan belum akan dilanjutkan jika masih ada yang belum tepat. Guru memulai dengan mengucapkan salam secara lantang yang diulangi berkali-kali hingga semua sudah sesuai. Sikap siswa seolah memegang mikrofon dengan media buku yang digulung, dan jaraknya dari mulut juga diatur. Kegiatan secara bertahap dilanjutkan dengan ucapan puji syukur, shalawat nabi, penghormatan, lalu lompat ke bagian penutup. Setiap bagian diulangi berkali-kali hingga benar-benar sesuai, termasuk arah pandang ketika mengucapkan penghormatan. Sembari praktik itulah guru menjelaskan materinya.

Usai kegiatan, beberapa sukarelawan menyatakan bersedia mencoba kembali. Kali ini, hasilnya sangat memuaskan. Mereka tampil jauh lebih baik dari sebelumnya. Guru menyatakan bahwa kegiatan akan dilanjutkan pada pertemuan berikutnya.

Metode belajar pidato dengan cara praktik dulu, teori kemudian terbukti berhasil mengurangi rasa canggung siswa. Mereka belajar dari kesalahan dan langsung mempraktikkan perbaikan. Diharapkan pada pertemuan berikutnya, seluruh siswa dapat berpidato dengan lebih percaya diri dan sesuai kaidah.

*Bass

 


47x
Dibaca
.

Berita Lainnya:

  1. Bedah Nilai Gotong Royong, Siswa Kelas 5B MIN 4 Tebo Belajar Lewat Cerita Berantai 274x dibaca
  2. Khataman dan Penampilan Memukau Warnai Perpisahan Lulusan MIN 4 Tebo 501x dibaca
  3. Hasilnya Diumumkan! Marching Band MIN 4 Tebo Raih Juara 1 Street Parade IDCA 2025 92x dibaca
  4. Siswa MIN 4 Tebo Terima Apresiasi Juara 3 Olimpiade Madrasah Indonesia 2025 262x dibaca
  5. Kepala MIN 4 Tebo Tunjuk Guru Senior Laksanakan Supervisi di Kelas 2A 64x dibaca

Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Lokasi MIN 4 TEBO

Mars Madrasah