
Kamis, 14 Mei 2026
Rimbo Bujang (MIN 4 Tebo) - Sesaat setelah bel masuk berbunyi, suara lantunan ayat suci Al-Qur'an terdengar dari setiap ruang kelas di MIN 4 Tebo. Kegiatan tadarus pagi selama 10 hingga 15 menit ini telah berlangsung konsisten sejak awal semester genap. Bukan sekadar membaca, program ini bertujuan membiasakan siswa untuk dekat dengan Al-Qur'an setiap hari, tanpa tekanan target capaian tertentu.
Tadarus pagi biasanya dilakukan pada jam pertama pelajaran, terutama jika mata pelajaran agama yang mengisi. Namun, banyak wali kelas yang juga menyisihkan waktu di awal pelajaran untuk membaca Al-Qur'an bersama. Siswa duduk rapi, membuka mushaf masing-masing, lalu membaca bergantian atau serempak. Bagi siswa yang belum lancar membaca, mereka mendengarkan dan mengikuti lantunan teman-temannya.
Kunci keberhasilan program ini adalah tidak adanya target hafalan atau penilaian yang memberatkan. Guru tidak memaksa siswa harus menyelesaikan juz tertentu. Fokusnya adalah membangun kebiasaan, membiasakan telinga dan lidah dengan ayat-ayat suci. Suasana menjadi tenang dan khusyuk. Siswa yang tadinya belum fokus menjadi lebih siap mengikuti pelajaran setelah tadarus.
Dampaknya, kemampuan membaca Al-Qur'an siswa meningkat secara bertahap. Yang dulunya terbata-bata menjadi lebih lancar. Mereka juga lebih percaya diri ketika diminta membaca di depan kelas. Tadarus pagi juga menjadi ajang pembinaan akhlak. Guru menyelipkan pesan-pesan moral dari ayat yang dibaca.
Tadarus pagi adalah program sederhana yang dampaknya luar biasa. Membaca Al-Qur'an setiap hari tanpa tekanan membuat siswa mencintai kitab sucinya. Kebiasaan ini diharapkan terus berlanjut hingga mereka dewasa, membawa keberkahan dalam setiap langkah kehidupan.
*Bass
|
66x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...