
Selasa, 26 Mei 2026
Rimbo Bujang (MIN 4 Tebo) - Seorang diri, Khanza Azzahra Putri, siswa kelas 5B, berhasil menaklukkan panggung perpisahan kelas 6, Sabtu (23/5) lalu. Ia membawakan cerita tentang biji jagung emas Mbah Karyo dalam tiga bahasa: Indonesia, Inggris, dan Jawa. Dengan properti sederhana, ia berpindah-pindah peran dengan mulus tanpa hambatan. Gelak tawa pecah, terutama ketika ia menggunakan bahasa Jawa halus yang terdengar lucu di telinga penonton. Para orang tua siswa kelas 6 yang hadir tertawa sambil berbisik kepada yang duduk di sebelahnya mengomentari kelucuan yang timbul.
Dongeng tiga bahasa ini merupakan salah satu penampilan yang paling unik dalam rangkaian acara perpisahan. Khanza sudah berlatih selama beberapa pekan di bawah bimbingan guru Leni Yurmatuti. Ia harus menghafal cerita, mengatur intonasi suara, dan berganti peran antara narator, tokoh Mbah Karyo, dan karakter lainnya. Latihan dilakukan di waktu istirahat.
Cerita yang dibawakan adalah tentang petani tua bernama Mbah Karyo. Khanza menceritakan dengan ekspresi wajah yang hidup, kadang serius, kadang lucu. Ketika menggunakan bahasa Jawa halus (kromo inggil), ia terdengar sedikit kaku dan formal, kontras dengan karakter Mbah Karyo yang sederhana. Kontras inilah yang memicu tawa penonton.
Tidak hanya bahasa, Khanza juga menggunakan properti sederhana seperti blangkon dan tongkat serta topi untuk membedakan peran. Gerak-geriknya yang lincah dan kemampuannya mengalihkan perhatian dari satu karakter ke karakter lain membuat penonton terpukau. Tidak ada kesalahan berarti, semua adegan berjalan mulus. Penonton, terutama para orang tua, memberi tepuk tangan meriah di setiap akhir adegan.
Leni Yurmatuti, selaku pembimbing, mengungkapkan rasa bangganya. Khanza memang memiliki bakat akting dan keberanian tampil. Selama latihan, ia jarang mengeluh meskipun harus menghafal teks panjang dalam tiga bahasa. Leni juga membantu menerjemahkan beberapa frasa ke dalam bahasa Inggris dan Jawa halus yang tepat. Hasil latihan yang maksimal ini membuahkan penampilan yang memukau.
Dongeng tiga bahasa oleh Khanza menjadi bukti bahwa siswa MIN 4 Tebo tidak hanya mahir dalam bidang akademik dan seni tari, tetapi juga dalam seni peran dan kebahasaan. Keberanian dan kreativitasnya patut diapresiasi. Semoga penampilan ini menginspirasi siswa lain untuk berani mengeksplorasi bakat mereka.
*Bass
|
17x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...