
Minggu, 14 Juni 2026
KEMENAG, MIN 4 TEBO — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Mahbub Daryanto, menyatakan kesiapan jajarannya untuk menjadi mitra strategis Badan Pusat Statistik (BPS) dalam menyukseskan gelaran Sensus Ekonomi (SE) 2026. Dukungan penuh ini disampaikan dalam acara sosialisasi SE 2026 yang digelar secara hybrid dari ruang Zoom Meeting Kanwil Kemenag Provinsi Jambi pada Kamis (11/6/2026). Acara ini dihadiri oleh Kepala Bagian Umum BPS Provinsi Jambi Eko Libri Ardi beserta tim Garda SE BPS.
Antusiasme jajaran Kemenag terlihat dari kehadiran para pejabat eselon III Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Ketua Tim Data dan Informasi beserta anggota secara langsung. Sementara itu, secara daring bergabung seluruh pejabat eselon IV Kankemenag Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, para kepala madrasah, pimpinan pondok pesantren, kepala KUA, hingga pengawas jaminan produk halal. Dalam sosialisasinya, BPS Provinsi Jambi menekankan bahwa SE 2026 merupakan pelaksanaan kelima sejak pertama kali diadakan pada tahun 1986. Sensus sepuluh tahunan ini menjadi momentum krusial untuk memotret seluruh aktivitas usaha dan dinamika ekonomi di Provinsi Jambi selama satu dekade terakhir.
Kabag Umum BPS Jambi, Eko Libri Ardi, menjelaskan bahwa data yang dikumpulkan akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan ekonomi, pengembangan UMKM, penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, hingga penyusunan laporan pemberdayaan masyarakat. Data yang baik akan melahirkan kebijakan yang baik pula. BPS mengakui bahwa keberhasilan SE 2026 tidak dapat diraih sendiri tanpa kolaborasi multi-pihak. Kemenag dinilai memiliki jaringan kelembagaan yang sangat luas dan menyentuh langsung akar rumput masyarakat.
Di lingkungan Kementerian Agama, terdapat ekosistem ekonomi yang sangat potensial dan perlu terdata dengan akurat. Aktivitas tersebut meliputi koperasi dan kantin lembaga atau satuan kerja, unit usaha berbasis pondok pesantren (pesantren-preneur), unit usaha ekonomi di lingkungan madrasah, serta jasa layanan keagamaan dan sektor informal terkait. Melalui sinergi ini, para pimpinan pondok pesantren, kepala madrasah, dan kepala KUA diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan untuk mengedukasi masyarakat serta menciptakan situasi yang kondusif saat petugas BPS melakukan pendataan di lapangan.
Mengantisipasi kekhawatiran masyarakat, BPS Jambi menegaskan dan mengimbau seluruh peserta serta calon responden untuk memberikan informasi secara jujur, lengkap, dan akurat. Masyarakat tidak perlu cemas karena seluruh data yang diberikan dijamin penuh kerahasiaannya oleh undang-undang dan hanya digunakan untuk kepentingan formulasi statistik. Di akhir acara, BPS Provinsi Jambi menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi beserta seluruh jajaran atas komitmen nyata yang ditunjukkan.
Sinergi antara Kemenag Jambi dan BPS diharapkan mampu menghasilkan data statistik yang berkualitas demi pembangunan ekonomi Jambi dan Indonesia yang lebih baik. MIN 4 Tebo sebagai satuan pendidikan di bawah Kemenag siap mendukung sosialisasi dan pendataan Sensus Ekonomi 2026 di lingkungan madrasah.
*Bass
|
77x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...