
Jumat, 10 Juli 2026
KEMENAG, MIN 4 TEBO — Kementerian Agama mengubah istilah Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) menjadi Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) mulai Tahun Pelajaran 2026/2027. Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Nyayu Khodijah, menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar perubahan istilah, melainkan bagian dari transformasi pendidikan madrasah yang lebih menempatkan murid sebagai subjek utama sekaligus memperkuat program Madrasah Ramah Anak. MIN 4 Tebo telah menyusun rundown MATAMUDA yang bebas dari perundungan dan kekerasan, sesuai dengan panduan dan petunjuk teknis yang diterbitkan Kemenag.
Nyayu Khodijah menekankan bahwa maraknya persoalan kekerasan di lingkungan pendidikan menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat. Karena itu, pelaksanaan MATAMUDA harus menjadi momentum untuk membangun budaya madrasah yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Pelaksanaan MATAMUDA tidak boleh hanya mengandalkan metode ceramah, tetapi perlu dikemas lebih kreatif melalui permainan edukatif, praktik, dan aktivitas pengembangan bakat agar memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi murid baru.
MIN 4 Tebo menyusun rundown MATAMUDA selama enam hari (13-18 Juli) dengan mengusung tema Panca Cinta. Pada hari Kamis, 16 Juli, terdapat sesi edukasi anti-bullying yang dikemas dalam dongeng interaktif "Berteman Baik Itu Menyenangkan" dan pengenalan "Sentuhan Boleh dan Tidak Boleh" dengan bahasa yang sangat sederhana sesuai usia anak. Kegiatan ini juga akan diakhiri dengan ikrar bersama "Aku Berani Bicara dan Jadi Anak Baik" sebagai penguatan sikap pelopor dan pelapor anti-kekerasan.
Kasubdit Kesiswaan KSKK Madrasah, Sholla Taufiq, menjelaskan bahwa MATAMUDA memiliki lima tujuan utama, yaitu membantu murid beradaptasi dengan lingkungan madrasah, menumbuhkan rasa bangga terhadap madrasah, mewujudkan lingkungan yang aman dan menyenangkan, mengenalkan kurikulum dan budaya positif, serta menumbuhkan kepedulian lingkungan melalui konsep ekoteologi. Seluruh kegiatan MATAMUDA wajib mengedepankan prinsip edukatif, interaktif, ramah anak, inklusif, menyenangkan, dan berkelanjutan.
Kemenag juga menegaskan sejumlah larangan dalam pelaksanaan MATAMUDA, antara lain tidak boleh ada perundungan, perpeloncoan, kekerasan fisik maupun psikis, pelecehan seksual, serta kegiatan yang membahayakan atau merendahkan martabat murid. MIN 4 Tebo telah memastikan bahwa seluruh kegiatan yang dirancang tidak mengandung unsur-unsur tersebut. Selain itu, madrasah juga melibatkan mitra eksternal seperti Yakult dan Optik Cahaya untuk mengisi materi kesehatan, serta Rimbo Kompos untuk kegiatan lingkungan, yang semuanya dikemas dengan pendekatan ramah anak.
Dengan mengacu pada panduan dan petunjuk teknis MATAMUDA, MIN 4 Tebo berkomitmen untuk menyelenggarakan masa ta'aruf yang edukatif, inklusif, dan bebas dari perundungan. Kegiatan yang dirancang dengan kreatif dan melibatkan berbagai mitra diharapkan memberikan pengalaman pertama yang positif dan berkesan bagi murid baru.
*Bass
|
368x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...