
KEMENAG, MIN 4 TEBO – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Tebo tidak hanya menjadi agenda pemenuhan asupan fisik murid, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter yang terus dievaluasi secara berkala. Memasuki pertengahan semester, madrasah mencatat sejumlah dinamika lapangan terkait daya terima murid terhadap sajian menu harian.
Secara umum, antusiasme murid dalam menikmati sajian MBG mulai menunjukkan penurunan dibanding masa awal pelaksanaan. Pengamatan di lingkungan madrasah memperlihatkan masih adanya porsi makanan yang tidak tersentuh atau tersisa. Karakteristis anak usia sekolah dasar yang membutuhkan variasi rasa dan visual menu menjadi salah satu faktor utama, di mana komposisi hidangan dari pihak penyedia (SPPG Jaya Mulya) dinilai masih cenderung monoton pada pilihan karbohidrat, variasi protein, serta sajian sayur dan buah harian.
Menanggapi kondisi tersebut, murid-murid menunjukkan respons yang beragam. Sebagian murid secara kreatif memadukan sajian MBG dengan makanan tambahan dari kantin, sementara murid lainnya memilih menyimpan hidangan yang tidak dihabiskan ke dalam wadah tertutup untuk dibawa pulang ke rumah. Dinamika ini menjadi perhatian serius pihak madrasah dalam menjembatani dua tantangan mendasar: menjaga agar tidak terjadi mubazir makanan sekaligus terus menanamkan nilai-nilai rasa syukur atas rezeki yang diterima.
Kepala MIN 4 Tebo, Suhaimi, S.Pd.I., bergerak cepat dan responsif mengomunikasikan fenomena ini langsung kepada pimpinan SPPG Jaya Mulya melalui sambungan telepon dan pesan singkat. Komunikasi dua arah ini disambut secara terbuka oleh pihak penyedia. Dalam salah satu penyampaian resminya, SPPG Jaya Mulya berkomitmen memperketat quality control bahan baku demi menjaga keamanan dan kualitas pangan murid, termasuk secara transparan menyampaikan penyesuaian menu jika ditemukan bahan baku yang tidak memenuhi standar kelayakan.
Langkah proaktif dan keterbukaan komunikasi ini menegaskan komitmen MIN 4 Tebo dalam mengawal setiap program publik secara transparan, kritis, dan berorientasi pada kepentingan terbaik murid. Catatan evaluasi lapangan ini akan dibawa ke meja rapat resmi sebagai bahan perbaikan tata kelola, variasi rasa, serta edukasi gizi dan karakter yang utuh di lingkungan madrasah.
*Bass
|
28x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...