
KEMENAG, MIN 4 TEBO – Menyikapi perkembangan situasi kualitas udara yang kian memburuk di Kabupaten Tebo, jajaran Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Tebo bertindak cepat dan terstruktur. Pihak madrasah mematangkan skenario Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara internal menyusul beredarnya Surat Edaran Bupati Tebo Nomor 1046 Tahun 2026 tentang Kebijakan Belajar dari Rumah, Rabu (26/8/2026).
Meskipun edaran pemerintah daerah telah menginstruksikan pengalihan KBM ke sistem daring, MIN 4 Tebo sebagai satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama tetap menjunjung tinggi tertib birokrasi. Pihak madrasah memilih sikap taat prosedur dengan bersiap penuh sembari menunggu surat edaran resmi dan arahan teknis dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tebo.
Sebagai langkah antisipasi, jajaran guru MIN 4 Tebo telah diimbau untuk menyiapkan materi pembelajaran daring yang praktis dan ramah anak. Skenario pembelajaran dirancang variatif, mulai dari penyediaan tautan video edukatif, kuis interaktif melalui platform digital, hingga opsi komunikasi tatap muka langsung via panggilan video jejaring kelas.
Guna memastikan seluruh murid terlayani dengan baik, madrasah juga telah merampungkan pendataan kepemilikan gawai di tingkat rumah tangga. Pemetaan tersebut mengonfirmasi bahwa setiap murid memiliki akses gawai minimal satu unit milik orang tua, sehingga skema PJJ dipastikan dapat berjalan inklusif tanpa memberatkan keluarga.
Langkah siaga yang tetap mematuhi garis komando institusi ini makin menegaskan keunggulan MIN 4 Tebo dalam menerapkan tata kelola pendidikan yang profesional dan terukur. Melalui integrasi antara kesiapan teknis digital dan kepatuhan regulasi kementerian, madrasah optimis mampu menjamin keselamatan serta kelancaran hak belajar seluruh murid.
*Bass
|
44x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...