
KEMENAG, MIN 4 TEBO — Memasuki Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027, Kementerian Agama terus memperkuat transformasi digital dan pemetaan mutu pendidikan di lingkungan madrasah. Salah satu instrumen krusial yang kini terintegrasi pada portal EMIS GTK adalah fitur MAGIS (Madrasah Digital Supervision). Bagi para tenaga pendidik yang belum menyelesaikan pengisian instrumen ini, pemahaman terhadap alur dan tata cara pengisian menjadi kunci agar data refleksi yang dihimpun benar-benar obyektif dan berdampak.
Pengisian MAGIS bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan basis data penting untuk mengetahui kondisi nyata pembelajaran di lapangan. Hasil refleksi jujur dari para pendidik akan menjadi dasar penentuan program pendampingan hingga tingkat pusat.
Berikut adalah panduan teknis dan langkah mudah pengisian MAGIS bagi akun Guru:
Langkah Awal: Akses Portal EMIS GTK
* Masuk ke akun EMIS GTK masing-masing pendidik.
* Pada halaman beranda, perhatikan sudut kanan bawah layar dan klik menu MAGIS.
* Sistem akan mengarahkan pengguna ke dasbor utama yang memuat 5 Menu Utama MAGIS.
5 Alur Pengisian Fitur MAGIS Akun Guru
1. Refleksi Kondisi dan Rencana Kerja
Menu pertama ini memuat 30 pertanyaan yang terbagi ke dalam tiga sub-bagian:
* Refleksi Kondisi (11 Pertanyaan): Menggali evaluasi atas praktik pembelajaran yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya.
* Rencana Perbaikan (7 Pertanyaan): Berisi rencana kontekstual untuk mengatasi permasalahan belajar. Guru diimbau menyusun rencana tindakan konkret yang mengintegrasikan mata pelajaran dengan nilai-nilai kehidupan nyata (seperti ekologi/hemat air, spiritual, personal, atau sosial).
* Kompetensi Guru (12 Pertanyaan): Mengukur penguasaan pedagogis, kepribadian, sosial, dan profesional.
2. Kegiatan Terlaksana
Pada menu ini, guru cukup menandai dan memilih poin-poin rencana kerja yang telah direalisasikan dalam proses pembelajaran di kelas.
3. Coaching Clinic
Menu ini memfasilitasi ruang ruang konsultasi dan ruang diskusi interaktif layaknya media pesan terpadu untuk mendampingi kendala pengajaran.
4. Mindset Kurikulum Berbasis Cinta
Terdapat 25 pertanyaan reflektif yang dirancang untuk mengukur sejauh mana pendidik mengintegrasikan nilai-nilai kasih sayang, pemahaman peserta didik, dan lingkungan belajar yang ramah serta inklusif di madrasah.
5. Catatan Hasil Refleksi
Menu penutup ini berfungsi sebagai muara verifikasi. Catatan akan terisi secara otomatis setelah Kepala Madrasah melakukan peninjauan dan memberikan umpan balik atas refleksi yang telah dikirimkan oleh guru.
Melalui pengisian instrumen MAGIS secara cermat dan transparan, pendidik turut berkontribusi membangun fondasi data pendidikan madrasah yang kuat. Budaya refleksi yang jujur akan mendorong terciptanya suasana belajar yang aktif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik di seluruh Indonesia.
*Bass
|
65x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...