
KEMENAG, MIN 4 TEBO - Humas madrasah tidak cukup hanya pandai menyampaikan informasi. Pesan juga harus jelas, akurat, dan sesuai kebutuhan audiens agar mudah dipahami serta membangun kepercayaan masyarakat. Hal ini menjadi salah satu pembahasan dalam HUMAS LEVEL UP 8 bertajuk “Speak To Influence: Seni Berbicara & Memengaruhi Audience” yang diselenggarakan Biro Humas, Data, dan Informasi Kementerian Agama melalui PINTAR Kemenag.
Ada beberapa prinsip public speaking yang dapat diterapkan dalam kegiatan kehumasan madrasah.
1. Sampaikan pesan secara jelas.
Gunakan bahasa sederhana, susunan informasi yang teratur, dan penjelasan yang langsung menjawab kebutuhan audiens. Pengumuman kegiatan, misalnya, perlu memuat informasi tentang siapa yang terlibat, jadwal, perubahan yang terjadi, serta tindakan yang perlu dilakukan.
2. Gunakan fakta yang akurat.
Informasi tentang prestasi murid, capaian program, dan kebijakan madrasah harus diperiksa sebelum disampaikan kepada publik. Hindari klaim berlebihan karena kepercayaan dibangun melalui informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
3. Persuasi bukan manipulasi.
Kemampuan memengaruhi audiens perlu disertai kejujuran dan argumentasi yang didukung fakta. Humas dapat menjelaskan manfaat suatu program secara meyakinkan tanpa menutupi informasi penting atau melebih-lebihkan hasilnya.
4. Perhatikan cara berbicara.
Intonasi, tempo, ekspresi, kontak mata, dan gestur membantu audiens memahami pesan. Susun pembicaraan dengan pembuka yang relevan, isi yang terarah, dan penutup yang menegaskan inti informasi.
5. Pahami kebutuhan audiens.
Cara menjelaskan program kepada sesama guru bisa berbeda dengan penyampaian kepada orang tua murid atau masyarakat umum. Prinsip ini juga berlaku dalam publikasi website dan media sosial: konten perlu menjawab kebutuhan pembaca, bukan sekadar menyampaikan informasi dari lembaga.
6. Tetap tenang saat menghadapi persoalan.
Ketika muncul informasi keliru atau pertanyaan sensitif, humas perlu memeriksa fakta sebelum memberikan tanggapan. Sampaikan hal yang sudah terkonfirmasi, jelaskan jika proses pemeriksaan masih berlangsung, dan hindari spekulasi.
Prinsip-prinsip tersebut dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari, mulai dari memandu pertemuan dan mempresentasikan program hingga menulis berita serta mengelola media sosial madrasah. Public speaking yang efektif bukan sekadar membuat orang mendengarkan, tetapi membantu mereka memahami pesan melalui komunikasi yang jelas, faktual, dan beretika.
Pembahasan selengkapnya dapat disimak melalui video resmi HUMAS LEVEL UP 8: “Speak To Influence: Seni Berbicara & Memengaruhi Audience” di https://www.youtube.com/watch?v=pjYJIqP2yGE.
*Bass
|
211x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...