
Rabu, 03 September 2025
Rimbo Bujang (MIN 4 TEBO) - Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di MIN 4 Tebo tahun ini kembali menghadirkan tradisi unik yang dikenal sebagai "Pohon Berkah". Pohon tersebut berupa batang pisang yang dihiasi lembaran uang kertas, hasil infaq dari para guru. Adapun jumlah yang disediakan sebanyak tiga batang pisang dengan total 240 lembar uang pecahan Rp5.000 untuk dibagikan kepada seluruh siswa. Tradisi ini sudah berjalan sejak 2023, dan setiap tahun menjadi momen yang ditunggu oleh siswa.
Menurut salah seorang guru Yahminarti, pohon berkah tidak dimaksudkan sebagai simbol tertentu, melainkan sekadar motivasi agar siswa lebih bersemangat dalam mengikuti kegiatan. "Semua anak akan mendapat bagian saat prosesi mahalul qiyam secara tertib. Harapannya, mereka merasa terlibat langsung dan antusias dalam merayakan Maulid Nabi," ungkapnya.
Selain pembagian uang dari pohon berkah, panitia juga menyiapkan kuis seputar sejarah Nabi Muhammad SAW. Bagi siswa yang mampu menjawab pertanyaan, hadiah tambahan dari Pohon Berkah tersebut akan diberikan. Cara ini dipandang efektif untuk menyampaikan nilai keteladanan Nabi dengan cara yang menyenangkan. "Anak-anak senang karena selain belajar, mereka juga mendapat apresiasi," jelas Eka Kunyati salah seorang guru kelas 2.

Tradisi pohon uang sendiri sudah lama dikenal di berbagai daerah di Indonesia. Misalnya, masyarakat Probolinggo memiliki tradisi pohon pisang berdaun uang dalam perayaan Maulid Nabi (Pohon Pisang Berdaun Uang, Tradisi Warga Probolinggo Rayakan Maulid Nabi - https://timesindonesia.co.id/peristiwa-daerah/431601/pohon-pisang-berdaun-uang-tradisi-warga-probolinggo-rayakan-maulid-nabi), sementara masyarakat Padang Pariaman mengenal Bungo Lado sebagai bentuk serupa dengan makna berlomba-lomba dalam kebaikan (Makna Bungo Lado, Tradisi Unik Perayaan Maulid Nabi di Sumatera Barat - https://www.liputan6.com/amp/5406851/makna-bungo-lado-tradisi-unik-perayaan-maulid-nabi-di-sumatera-barat). Nurjanah guru kelas 1 menambahkan "Kami hanya memodifikasi tradisi yang ada, agar bisa disesuaikan dengan kondisi anak-anak usia sekolah."
Dengan kreativitas ini, MIN 4 Tebo berusaha menghadirkan perayaan yang tidak sekadar seremonial. Melalui pohon berkah dan kuis interaktif, nilai-nilai Maulid Nabi dapat diterima siswa dengan cara yang lebih akrab. "Kami ingin anak-anak tidak sekadar hadir, tapi juga memahami makna Maulid," tutur Risma Handayani guru kelas 3.
Selain keberadaan Pohon Berkah dan Kuis Interaktif, MIN 4 Tebo menampilkan Grup Hadroh yang mengiringi shalawat dan pembacaan Al-Barzanji. Siswa-siswi dari kelas 4, 5, dan 6 tampil penuh percaya diri.

Rangkaian acara Maulid Nabi di MIN 4 Tebo dirancang agar tetap berkesan. Mengingat anak-anak usia sekolah cenderung cepat bosan jika hanya mendengar ceramah panjang. Karena itu, tradisi pohon berkah dan kegiatan lain dipandang sebagai langkah kreatif untuk menanamkan cinta kepada Rasulullah sejak dini.
*Bass
|
755x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...