
Senin, 22 September 2025
Rimbo Bujang (MIN 4 TEBO) – Kurikulum Berbasis CINTA (KBC) yang digagas Kementerian Agama RI terus diperluas penerapannya. Jika sebelumnya lebih difokuskan pada beberapa madrasah pilot, kini KBC mulai disosialisasikan ke madrasah lainnya, termasuk MIN 4 Tebo yang turut ambil bagian dalam agenda sosialisasi di GN Hotel Tebo, Senin (22/9).
Kurikulum Berbasis CINTA dirancang untuk melahirkan generasi yang cerdas intelektual sekaligus matang secara emosional, spiritual, dan sosial. Lima nilai utama atau “Panca Cinta” – cinta Tuhan, sesama, ilmu, lingkungan, dan bangsa – menjadi landasan utama. Melalui pendekatan ini, pendidikan di madrasah diarahkan lebih manusiawi, ramah anak, toleran, serta adaptif terhadap tantangan zaman.
Kegiatan bertajuk NGOPI (Ngobrol Pendidikan Islam) dengan agenda utama sosialisasi KBC ini diselenggarakan oleh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dengan dukungan Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jambi sebagai mitra kerja Kemenag. Pengawas, Kepala Madrasah, hingga guru-guru dari berbagai madrasah di Kabupaten Tebo dilibatkan agar semakin siap mengintegrasikan KBC dalam praktik pembelajaran sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh penguatan konsep, strategi implementasi, serta ruang diskusi untuk berbagi pengalaman dan tantangan. Upaya ini menjadi langkah penting agar KBC tidak sekadar wacana, tetapi mampu memberi dampak nyata di lingkungan pendidikan madrasah.
MIN 4 Tebo menugaskan dua guru untuk mengikuti kegiatan ini, yakni Mohammad Rosidi dan Puji Basuki. Keduanya diharapkan dapat membawa pemahaman baru sekaligus menjadi motor penggerak implementasi Kurikulum CINTA di madrasah.
*Bass
|
376x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...