
Senin, 29 September 2025
Rimbo Bujang (MIN 4 TEBO) - Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Jambi tinggal menghitung hari. Di MIN 4 Tebo, persiapan berjalan dengan serius dan terarah. Salah satu strategi pembimbingan yang diterapkan adalah metode flipped classroom, di mana siswa diharuskan belajar secara mandiri di rumah dengan pendampingan orang tua, sementara guru berperan membahas soal-soal yang dirasa sulit.
Wildanun Mukholladuun, siswa kelas 5 yang menjadi wakil MIN 4 Tebo, mendapatkan bimbingan intensif dari gurunya, Puji Basuki. Ia diberi akses video materi yang harus ditonton di rumah, lalu diberi soal latihan untuk mengukur pemahaman. Setiap soal yang belum terselesaikan dengan baik kemudian dibahas kembali bersama guru, sehingga proses belajar tidak berhenti hanya pada hafalan, melainkan berfokus pada pemahaman.
Kisi-kisi latihan disusun menyesuaikan tingkat kesulitan, dengan referensi dari berbagai soal Olimpiade Sains Nasional (OSN) maupun Kompetisi Sains Madrasah (KSM) sebelumnya. Dengan demikian, siswa tidak hanya berlatih soal, tetapi juga terbiasa menghadapi variasi pertanyaan yang menuntut ketelitian sekaligus logika berpikir.
Kehadiran orang tua dalam bimbingan juga menjadi kunci penting. Mereka mendampingi anak saat menonton materi video di rumah dan mengingatkan agar jadwal latihan tetap konsisten. Pola ini memberi ruang keterlibatan keluarga sekaligus menumbuhkan kebiasaan belajar yang lebih mandiri.
OMI Tingkat Provinsi Jambi akan digelar pada 2–3 Oktober 2025 di MTsN 1 Tebo. Meski persaingan dipastikan ketat, MIN 4 Tebo berharap pendekatan flipped classroom yang diterapkan mampu membantu siswa tampil lebih siap, percaya diri, dan optimal dalam mengikuti kompetisi.
*Bass
|
91x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...