
Selasa, 07 Oktober 2025
Rimbo Bujang (MIN 4 TEBO) - Menjelang perpisahan mahasiswa PPLK, suasana kelas 6A berubah lebih hangat dari biasanya. Pagi itu, kegiatan belajar berlangsung santai namun bermakna. Guru pamong dan mahasiswa PPLK tidak hanya mengajar materi, tetapi juga berbagi cerita, tawa, dan pengalaman yang telah mereka lalui bersama selama beberapa pekan terakhir.
Anak-anak duduk melingkar, sebagian masih membuka buku, namun perhatian mereka lebih banyak tertuju pada momen kebersamaan yang terasa berharga. Percakapan ringan mengalir tentang pelajaran, permainan, hingga rencana setelah mahasiswa PPLK kembali ke kampus. Tak ada kesan perpisahan yang kaku, hanya suasana kekeluargaan yang hangat dan akrab.
Mahasiswa PPLK tampak menikmati setiap detik kebersamaan itu. Mereka telah menjadi bagian dari kehidupan kelas 6A, bukan sekadar pengajar sementara, tetapi juga sahabat dan panutan bagi para siswa. Banyak kenangan kecil yang tertinggal, mulai dari tawa saat belajar kelompok hingga candaan ringan di sela jam istirahat.
Bagi siswa, hari-hari bersama para mahasiswa ini menjadi pengalaman berharga yang akan diingat lama. Mereka belajar bukan hanya dari buku, tetapi juga dari keteladanan dan semangat para calon guru muda yang sabar mendampingi mereka. Hubungan yang terbentuk lebih dari sekadar formalitas akademik; ada nilai kebersamaan dan empati yang tumbuh di dalamnya.
Ketika jam belajar usai, beberapa siswa masih enggan beranjak. Momen sederhana di kelas 6A itu menjadi pengingat bahwa proses belajar sejati sering kali hadir dalam suasana yang ringan dan penuh keakraban. Di balik canda dan tawa hari itu, tersimpan pelajaran tentang makna perpisahan yang baik, bukan akhir, melainkan jejak kebaikan yang akan dikenang.
*Bass
|
53x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...