
Minggu, 19 Oktober 2025
Rimbo Bujang (MIN 4 TEBO) – Di MIN 4 Tebo, gotong royong tidak kalah pentingnya dengan materi pelajaran, ia dipraktikkan langsung dalam kehidupan sehari-hari. Setiap pekan, siswa dari berbagai tingkat kelas diajak terlibat dalam kegiatan bersih-bersih atau penataan lingkungan madrasah secara bersama-sama. Meski awalnya ada yang enggan atau butuh dorongan ringan, guru meyakini bahwa kebiasaan ini perlu dimulai—bahkan dengan sedikit dorongan—karena manfaat jangka panjangnya jauh lebih besar daripada rasa lelah sesaat.
Pembagian tugas disesuaikan dengan usia dan kemampuan fisik. Siswa kelas 1 dan 2 diberi tanggung jawab ringan seperti memungut sampah di sekitar kelas, menyusun buku, atau membersihkan meja. Sementara siswa kelas 2 dan 3 mencabut rerumputan hingga kelas 5 dan 6, yang secara fisik lebih kuat, dilibatkan dalam tugas yang membutuhkan tenaga lebih, seperti mengangkat pot bunga, memindahkan bangku, atau menyapu halaman luas. Tidak ada beban berlebihan; yang ditekankan adalah partisipasi, tanggung jawab, dan rasa memiliki terhadap lingkungan bersama.
Kegiatan ini sengaja dirancang tanpa kompetisi atau hadiah, agar fokus tetap pada nilai sosial yang ingin ditanam: saling membantu, tidak egois, dan peduli pada kebersamaan. Dalam prosesnya, siswa belajar bahwa keindahan dan kenyamanan madrasah bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan milik bersama. Mereka juga menyadari bahwa pekerjaan berat menjadi ringan jika dikerjakan secara kolektif—sebuah pelajaran yang tak tergantikan oleh teori semata.
Bagi guru, sedikit “paksaan” di awal dianggap wajar selama dilakukan dengan bijak dan dalam batas kewajaran. Tujuannya bukan membuat siswa patuh, tetapi membiasakan mereka masuk ke dalam budaya kerja sama yang kelak akan menjadi bagian dari karakter mereka. Yang diukur bukan kecepatan atau hasil sempurna, melainkan niat, usaha, dan kebersamaan dalam proses.
Di tengah dunia yang semakin individualistik, MIN 4 Tebo memilih kembali ke akar: gotong royong sebagai fondasi hidup bermasyarakat. Dan dari hal-hal sederhana—seperti satu anak memungut sampah, yang lain mengangkat pot bunga—lahirlah generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga peduli, rendah hati, dan siap berkontribusi untuk kebaikan bersama.
*Bass
|
49x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...