
Senin, 03 November 2025
Rimbo Bujang (MIN 4 TEBO) – Di tengah pembelajaran Bahasa Indonesia tentang idiom, para siswa kelas 5B tampak antusias menunduk di atas lembar teka-teki silang (TTS) jadul yang dibawa masing-masing. Bukan sekadar permainan, lembar sederhana seharga dua ribuan itu kini menjadi alat belajar yang efektif dan menyenangkan.
Ide ini muncul dari upaya guru untuk menghindari kejenuhan dalam pembelajaran yang biasanya menuntut hafalan arti kata. Melalui TTS, siswa diajak berpikir, menebak, dan memahami arti kata dalam konteks yang lebih menarik. Banyak istilah baru termasuk idiom yang mereka temukan sendiri dari petunjuk TTS, membuat pembelajaran terasa seperti permainan teka-teki yang menantang.
Menariknya, rasa penasaran siswa tidak berhenti di madrasah. Beberapa di antara mereka melanjutkan mengisi TTS di rumah bersama orang tua. Aktivitas ini tidak hanya memperluas pengetahuan bahasa, tetapi juga mempererat interaksi keluarga melalui kegiatan sederhana yang bermakna.
Selain melatih daya ingat dan memperkaya kosakata, TTS juga menumbuhkan sikap tekun dan rasa ingin tahu. Siswa belajar untuk mencari jawaban, berdiskusi, dan saling membantu saat menemukan kesulitan, menciptakan suasana belajar yang kolaboratif dan aktif.
Pembelajaran kreatif seperti ini menjadi bukti bahwa media sederhana pun dapat memberi dampak besar jika digunakan dengan cara yang tepat. Permainan jadul bisa menjadi jembatan bagi siswa untuk mencintai bahasa Indonesia lebih dalam.
*Bass
|
37x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...