
Senin, 17 November 2025
Rimbo Bujang (MIN 4 TEBO) — Seusai uji kompetensi pecahan, siswa kelas 5B masih memiliki waktu sebelum pulang. Melihat antusiasme mereka yang meminta permainan, guru Puji Basuki memanfaatkannya sebagai kesempatan memperkuat konsep membandingkan pecahan melalui game interaktif. Beliau menuliskan 15 bilangan pecahan di papan tulis, kemudian meminta siswa berdiri dalam formasi barisan berdasarkan nilai pecahan—mulai terbesar di pojok kiri depan hingga terkecil di pojok kanan belakang. Posisi ini menjadi gambaran visual konkret bagi siswa tentang urutan bilangan pecahan.
Latihan awal dilakukan dengan menghafalkan posisi berdiri masing-masing sesuai nilai pecahan. Anak-anak dengan cepat belajar bahwa jarak posisi mereka mencerminkan besar kecilnya nilai yang sedang dipelajari. Strategi sederhana ini membantu siswa memahami konsep secara langsung melalui gerakan tubuh dan visualisasi ruang. Guru memastikan semua siswa memahami sebelum melanjutkan ke tahap permainan berikutnya.
Setelah itu, siswa bergerak bebas sambil bernyanyi, menciptakan suasana ceria dan penuh energi. Dari keramaian teratur tersebut, guru memilih dua siswa secara acak untuk berdiri di sampingnya. Guru kemudian menunjukkan simbol “lebih besar” atau “lebih kecil,” dan seluruh siswa harus bereaksi cepat dengan bergerak ke kanan jika pernyataan benar atau ke kiri jika salah. Reaksi cepat dan terkadang keliru menciptakan suasana penuh tawa namun tetap sarat pembelajaran.
Untuk menjaga dinamika permainan, guru menetapkan bahwa siswa yang paling terakhir mencapai posisi jawaban yang tepat akan mendapatkan “hukuman,” meski hukuman tersebut berupa hiburan belaka. Setelah beberapa putaran, terkumpullah delapan siswa yang siap menerima hukuman yang disepakati: menyanyikan lagu wajib nasional secara paduan suara. Bukan malu, mereka justru tampil dengan percaya diri dan menjadi hiburan bagi seluruh kelas.
Kegiatan ini tidak hanya menghidupkan kelas dengan aktivitas fisik dan keceriaan, tetapi juga menunjukkan bahwa pemahaman matematika dapat diperkuat dengan cara menyenangkan. Para siswa mengakui bahwa mereka lebih mudah memahami konsep pecahan setelah mengalaminya melalui gerakan dan permainan.
*Bass
|
238x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...