
Kamis, 20 November 2025
Rimbo Bujang (MIN 4 TEBO) – Setelah pembelajaran selesai, beberapa siswa kelas 5B meminta izin untuk bermain catur di waktu jeda sebelum istirahat. Melihat antusiasme mereka, guru mengizinkan serta memberi ruang untuk mengatur permainan secara mandiri. Guru memfasilitasi ide tersebut dengan membuat turnamen kecil dengan aturan sederhana yang dapat mereka ikuti bersama.
Tindakan guru ini menunjukkan keterbukaan terhadap kreativitas siswa. Ide-ide spontan seperti ini sering kali memberi ruang pembelajaran non-formal yang bermanfaat. Siswa belajar menyusun aturan, menghitung peserta, dan mengatur giliran bermain. Modal sosial seperti ini jarang diperoleh melalui pembelajaran di kelas.
Sebanyak delapan siswa menyatakan minat untuk mengikuti turnamen tersebut. Mereka segera menyiapkan papan catur, mencatat peserta, dan menentukan jadwal pertandingan. Aktivitas ini berlangsung tertib karena siswa merasa diberi tanggung jawab. Guru hanya mengawasi dari jarak dekat tanpa mengubah dinamika permainan.
Turnamen kecil ini diharapkan berlangsung beberapa hari ke depan pada waktu senggang. Setiap pertandingan menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan strategi dan sportivitas. Mereka juga belajar menghargai keputusan bersama. Aktivitas positif ini memberi suasana baru yang menyenangkan.
Dengan memfasilitasi ide sederhana tersebut, guru menunjukkan bahwa pembelajaran dapat terjadi di luar materi pelajaran. Kreativitas siswa berkembang ketika diberikan ruang berekspresi. Selain itu, kegiatan seperti ini memberi manfaat sosial yang penting dalam interaksi antar siswa. Turnamen catur ini menjadi bukti bahwa madrasah dapat tumbuh melalui inisiatif siswa.
*Bass
|
247x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...