
Jumat, 5 Desember 2025
Rimbo Bujang(MIN 4 TEBO) – Tahun 2025 mengukuhkan bahwa pendidikan agama di MIN 4 Tebo tidak hanya diajarkan tetapi dihidupkan dalam setiap aktivitas keseharian. Shalat berjamaah, tadarus Al-Qur'an, dan momen doa bersama bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan ritual pembentukan karakter yang menyatukan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual dalam satu kesatuan yang khusyuk. Pendekatan ini menciptakan fondasi spiritual yang kuat bagi seluruh warga madrasah.
Shalat Dzuhur berjamaah terlaksana dengan sistem tertib dan terjadwal. Praktik ini menjadi sarana penguatan kultur disiplin dan keteladanan dimana siswa belajar kedisiplinan kolektif selama 20 menit sebelum ibadah. Tempat wudhu baru mempermudah antrian, menunjukkan perhatian pada kenyamanan beribadah, sementara siswa kelas rendah mulai berani mengambil peran sebagai muadzin dalam proses regenerasi kepemimpinan spiritual.
Pembacaan Al-Qur'an diwujudkan melalui Yasinan rutin setiap Jumat yang diperkaya dengan insersi nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta. Tradisi tadarus lima menit sebelum belajar dan setoran hafalan bergiliran menjadi langkah konsisten yang dirawat secara berkelanjutan. Momen membanggakan tercipta ketika siswa dan guru berpartisipasi dalam Gerakan Nasional Indonesia Khatam Al-Qur'an.
Hafalan juz amma dan surat pendek tidak hanya untuk lomba tetapi untuk mengisi relung hati dengan nilai-nilai spiritual. Bahkan dalam perpisahan, doa menjadi pengantar harapan yang tulus antar warga madrasah.
Warisan terbesar tahun 2025 adalah terinternalisasinya nilai-nilai spiritual dalam DNA keseharian madrasah, membuktikan bahwa pendidikan agama paling efektif adalah yang memberi ruang mengalami, merasakan, dan menghayati. Setiap sujud, lafaz ayat, dan doa yang dipanjatkan menjadi benih iman yang tumbuh menjadi pribadi muslim yang tidak hanya shalih secara individu tetapi juga mushlih bagi lingkungannya di MIN 4 Tebo.
*Bass
|
22x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...