
Kamis, 5 Maret 2026
Rimbo Bujang (MIN 4 Tebo) - Mata pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas 5A hari ini lebih riuh dari biasanya. Siswa diajak menyanyikan lagu-lagu daerah dari berbagai provinsi. Dengan soundsystem portabel, mereka menyimak, mencatat lirik, lalu bernyanyi bersama. Lagu-lagu seperti Injit-Injit Semut, Bungong Jeumpa, Soleram, Ayam Den Lapeh, dan Bareh Solok bergema di ruang kelas, menumbuhkan kecintaan pada kekayaan budaya Nusantara.
Kegiatan dimulai dengan guru Mohammad Rosidi memperkenalkan asal-usul setiap lagu, siswa kemudian mencatat liriknya. Setelah itu, soundsystem portabel diputar, dan mereka mendengarkan lagu khas masing-masing daerah. Beberapa siswa langsung bergoyang kecil mengikuti irama, yang lain konsentrasi menghafal lirik. Tak lama kemudian, kelas berubah menjadi panggung kecil dengan suara ceria anak-anak bernyanyi bersama.
Setelah sesi menyanyi, guru mengajak siswa melakukan refleksi. Mereka membandingkan ciri khas tiap lagu: ada yang riang, ada yang syahdu, ada yang bercerita tentang alam, ada pula tentang kehidupan sehari-hari. Makna di balik lirik juga diulas secara sederhana. Misalnya, lagu "Injit-Injit Semut" mengajarkan tentang keakraban, sementara "Bungong Jeumpa" menggambarkan keindahan bunga khas Aceh yang melambangkan semangat dan keindahan.
Guru berharap melalui lagu-lagu ini, siswa tidak hanya mengenal keberagaman, tetapi juga bangga menjadi bagian dari Indonesia yang kaya budaya. Semoga kecintaan pada lagu daerah terus tumbuh di hati para siswa, sebagai bagian dari identitas bangsa.
*Bass
|
217x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...