
Senin, 6 April 2026
Rimbo Bujang (MIN 4 Tebo) - Upacara bendera pagi ini berlangsung dengan petugas dari kelas 6B. Meskipun tidak sempat berlatih pada Sabtu lalu, mereka dengan sigap mengambil alih tugas. Pembina upacara, Puji Basuki, menyampaikan apresiasi atas keberanian siswa kelas 6B yang berani bertanggung jawab meskipun ada beberapa kesalahan yang masih bisa dimaklumi. Dalam amanatnya, Puji Basuki mengajak seluruh siswa membalas perlakuan guru menyambut mereka di depan gerbang dengan cara sederhana, yaitu masuk kelas saat bel berbunyi.
Upacara berlangsung di halaman madrasah mulai pukul 07.30. Petugas upacara dari kelas 6B tampak bersemangat meskipun tidak melakukan latihan sebelumnya. Pembina upacara, Puji Basuki, dalam pembukaan amanatnya, memberikan apresiasi di hadapan seluruh peserta. “Kalian berani mengambil tanggung jawab meski tanpa persiapan matang. Itu keberanian yang bagus. Kesalahan kecil itu wajar, yang penting kalian sudah berusaha,” ujarnya.
Dalam amanatnya, Puji Basuki menyampaikan pesan khusus bagi siswa kelas 6. “Kalian sebentar lagi akan meninggalkan madrasah. Manfaatkan sisa waktu yang ada untuk memberikan kesan baik. Kepada teman-teman, jangan sampai ada permusuhan yang terbawa hingga lulus. Kepada adik kelas, berikan teladan yang baik. Kepada guru, tunjukkan sikap yang baik pula,” pesannya.
Selanjutnya, Puji Basuki mengajak interaksi dengan seluruh peserta upacara. Ia bertanya, “Apakah kalian senang disambut oleh guru setiap pagi di depan gerbang?” Seluruh siswa kompak menjawab, “Senang!” Suara mereka terdengar lantang. Puji Basuki kemudian melanjutkan, “Kalau kalian senang diperlakukan baik, ayo kita coba berikan perlakuan yang sama kepada guru. Caranya sederhana. Ketika bel berbunyi, langsung masuk kelas. Kalian tidak harus berdiri bersiap menyalami guru di depan pintu. Cukup dengan duduk di kursi kalian, atau sekadar bermain di dalam kelas. Yang penting, kehadiran kalian di dalam kelas sebelum guru datang itu sudah membawa kebahagiaan luar biasa bagi guru. Itu menunjukkan bahwa kalian lebih disiplin dan siap menerima pelajaran.”
Pesan ini disambut dengan anggukan senyuman dari para siswa. Puji Basuki kemudian menutup amanatnya dengan mengingatkan kembali pentingnya kedisiplinan dan saling menghargai antara guru dan murid.
Upacara berakhir sekitar pukul 08.00. Siswa kembali ke kelas masing-masing dengan membawa pesan bahwa kebahagiaan guru tidak selalu diukur dari sambutan meriah, tetapi dari kehadiran siswa yang tertib dan siap belajar.
*Bass
|
158x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...