
Senin, 6 April 2026
Rimbo Bujang (MIN 4 Tebo) - Mata pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas 3B hari ini, guru mengajak siswa mempraktikkan permainan tradisional engklek di dalam ruang kelas. Lantai kelas menjadi arena bermain. Semua siswa mendapat giliran. Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari pengenalan materi keragaman budaya Indonesia, termasuk permainan tradisional sebagai warisan.
Guru membuka pelajaran dengan bertanya kepada siswa tentang permainan tradisional yang mereka ketahui. Beberapa menyebut petak umpet, lompat tali, dan congklak. Namun hanya sedikit yang menyebut engklek. Guru kemudian menjelaskan bahwa engklek adalah permainan tradisional yang dimainkan dengan menggambar pola kotak-kotak di tanah atau lantai, lalu melompat dengan satu kaki. Permainan ini dikenal di berbagai daerah dengan nama yang berbeda-beda.
Setelah penjelasan singkat, guru mengajak siswa mempraktikkan langsung. Lantai kelas yang bersih dan luas digunakan sebagai arena. Pola kotak-kotak dibuat dengan crayon. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok mendapat giliran bermain secara bergantian. Yang tidak mendapat giliran duduk di kursi sambil menyemangati teman-temannya.
Suasana kelas menjadi riuh namun tetap tertib. Ada yang berhasil melompat dengan seimbang, ada pula yang kehilangan keseimbangan dan terjatuh, disambut tawa ringan teman-temannya. Namun tidak ada yang mengejek. Guru mengingatkan bahwa dalam permainan tradisional, yang terpenting adalah kebersamaan dan sportivitas, bukan siapa yang menang.
“Engklek mengajarkan kita tentang keseimbangan, ketelitian, dan kesabaran. Ini adalah warisan budaya yang harus kita lestarikan,” ujar guru di sela-sela kegiatan. Ia juga menjelaskan bahwa setiap daerah memiliki permainan tradisional yang berbeda-beda, namun semuanya mengajarkan nilai-nilai kebaikan.
Setelah semua kelompok mendapat giliran, siswa diajak berdiskusi tentang perasaan mereka setelah bermain. Sebagian besar mengaku senang dan ingin bermain lagi. Guru kemudian menyimpulkan bahwa permainan tradisional adalah bagian dari keragaman budaya Indonesia yang patut dijaga dan tidak boleh dilupakan di tengah gempuran gawai dan permainan modern.
Pembelajaran ditutup dengan pesan agar siswa tetap melestarikan permainan tradisional di lingkungan rumah. Bermain engklek bersama teman-teman tidak hanya menyenangkan, tetapi juga menyehatkan karena melibatkan gerakan fisik.
*Bass
|
150x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...