
Selasa, 31 Maret 2026
Rimbo Bujang (MIN 4 Tebo) - Di sela perkenalan sebagai pengawas pembina baru, Mauzi, S.Pd.I, menyampaikan sejumlah catatan penting bagi MIN 4 Tebo. Mulai dari perlunya memperbarui tata tertib dan memajang di area terbuka, pentingnya sosialisasi kepada orang tua melalui berbagai media, hingga dorongan bagi para guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan mengejar jenjang karir. Ia juga mengapresiasi kedisiplinan guru yang terbukti dengan kehadiran 100 persen saat kunjungan tanpa pemberitahuan.
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang guru, Mauzi menyampaikan bahwa ia sengaja datang tanpa memberitahu terlebih dahulu. Ia ingin melihat langsung kondisi madrasah. Ternyata 100 persen guru hadir ketika ia membaca satu per satu daftar nama guru.
Saat membaca daftar nama guru, ia mengungkapkan bahwa banyak guru sudah dikenalnya. Ada yang mantan murid, ada yang ternyata teman seangkatan kuliah, ada pula yang pernah menjadi binaan di tempat lain. Ada pula satu nama yang baru dikenal belum lama tapi cukup membawa ingatan mendalam. Puji Basuki, guru MIN 4 Tebo yang meraih peringkat 1 Guru Terbaik Madrasah Ibtidaiyah Kemenag Kabupaten Tebo tahun 2024. Pada proses seleksi saat itu, Mauzi termasuk salah satu yang mewawancarai. “MIN 4 Tebo beruntung punya guru seperti ini, bisa jadi tempat bertanya dan belajar,” ujarnya.
Mauzi juga menyampaikan bahwa dirinya mungkin tidak akan bisa sering datang langsung karena cakupan wilayah binaannya luas. Kemenag Kabupaten Tebo hanya memiliki dua pengawas MI yang juga merangkap sebagai pengawas RA. Namun ia memastikan komunikasi selalu terbuka, baik melalui WhatsApp maupun telepon. “Saya mohon maaf jika tidak bisa sering hadir, tapi saya siap membantu kapan pun dibutuhkan,” katanya.
Salah satu catatan penting yang disampaikan adalah soal tata tertib. Menurutnya, sekecil apa pun informasi, sebaiknya disampaikan kepada orang tua siswa, baik melalui rapat, spanduk sosialisasi, maupun media sosial. Tata tertib madrasah perlu diperbarui setiap tahun dan dipajang di dekat gerbang. “Ini agar siswa dan orang tua paham apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Tugas guru bukan hanya mengajar tapi mendidik. Dengan tata tertib yang jelas, tindakan guru juga terarah dan tidak dianggap salah langkah,” jelasnya.
Ia juga mendorong para guru untuk terus meningkatkan kinerja, mengikuti berbagai pelatihan, baik internal Kemenag maupun di luar. “Bagi yang muda, silakan kejar jenjang karir. Ke depan, mekanisme pengisian jabatan sudah benar-benar melihat kompetensi dan kinerja melalui sistem,” pesannya.
Pertemuan ditutup dengan sesi yang lebih ringan. Mauzi kembali mengapresiasi semangat dan kebersamaan yang terlihat di MIN 4 Tebo. Ia berharap madrasah ini terus menjadi contoh bagi madrasah lain di Kabupaten Tebo, baik dari sisi prestasi, kedisiplinan, maupun inovasi dalam pendidikan.
*Bass
|
264x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...