
Sabtu, 23 Mei 2026
Rimbo Bujang (MIN 4 Tebo) - Suasana haru menyelimuti acara perpisahan kelas 6 MIN 4 Tebo yang digelar di halaman madrasah. Rangkaian acara dimulai dengan khataman Al-Qur'an juz 30 yang dibacakan secara bergiliran oleh seluruh siswa kelas 6. Setelah itu, prosesi wisuda pengalungan gordon dilakukan oleh Kepala Madrasah, sementara penyerahan plakat berisi diserahkan oleh wali kelas. Puncak tangis pecah ketika para siswa sungkem kepada orang tua diiringi pembacaan puisi yang menyentuh, dan diakhiri dengan tangisan para guru saat bersalaman dengan orang tua dan siswa yang memberikan setangkai bunga.

Acara perpisahan dimulai pukul 08.00 WIB dengan khataman juz 30. Seluruh 35 siswa kelas 6 bersama-sama membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an dengan khusyuk. Suara lantunan ayat menggema di halaman madrasah yang telah dihias dengan tenda dan panggung sederhana. Orang tua yang hadir tampak khidmat, beberapa di antaranya tidak dapat menahan haru melihat anak-anak mereka.
Setelah khataman dan diselingi berbagai acara hiburan prosesi wisuda dimulai. Kepala MIN 4 Tebo, Suhaimi, satu per satu mengalungkan gordon kepada setiap siswa. Wajah-wajah ceria terlihat, namun tak sedikit yang matanya mulai berkaca-kaca. Usai pengalungan, wali kelas menyerahkan plakat kecil yang berisi foto dan identitas siswa. Plakat ini menjadi kenang-kenangan pribadi.
Fatiha Nur Aisyah, perwakilan siswa, menyampaikan pidato perpisahan. Dalam pidatonya, ia mengucapkan terima kasih kepada para guru yang telah sabar membimbing, memohon maaf atas segala kesalahan selama enam tahun bersekolah, dan meminta doa restu untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya. Ia juga berpesan kepada adik-adik kelas untuk rajin belajar dan menjaga nama baik madrasah. Pidato yang disampaikan dengan suara bergetar ini membuat suasana semakin haru.

Momentum paling memecahkan tangis adalah saat seluruh siswa diminta sungkem kepada orang tua. Ayah dan ibu duduk area yang telah disediakan di area depan. Satu per satu siswa berlutut, mencium tangan, memeluk, dan memohon maaf. Di tengah prosesi ini, pembaca puisi membawakan bait-bait yang menyentuh tentang perjuangan orang tua. Tidak ada yang mampu menahan air mata, baik siswa maupun orang tua. Mereka bahkan menangis tersedu-sedu.
Di akhir kegiatan setelah seluruh rangkaian hiburan maupun sambutan-sambutan tibalah saatnya bersalam-salaman. Para guru berdiri di depan panggung untuk bersalaman dengan orang tua dan siswa. Saat itulah tangisan para guru pecah. Mereka tidak kuasa menahan haru melihat siswa-siswa yang selama enam tahun mereka bimbing kini akan berpisah. Apalagi, setiap siswa memberikan setangkai bunga kepada semua guru sebagai tanda terima kasih. Pelukan hangat antara guru dan siswa menjadi penutup yang tak terlupakan.
Perpisahan kelas 6 MIN 4 Tebo tahun ini meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir. Khataman Al-Qur'an, wisuda, sungkem, dan tangisan bersama menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya soal nilai, tetapi juga hubungan batin yang terbangun antara guru, siswa, dan orang tua. Selamat jalan, anak-anak kelas 6. Semoga sukses di jenjang berikutnya.
*Bass
|
59x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...