
Kamis, 2 Juli 2026
KEMENAG, MIN 4 TEBO — Terdapat perubahan signifikan dalam akses sistem pendataan guru dan tenaga kependidikan di lingkungan madrasah. Mulai tanggal 5 Juli 2026, domain yang selama ini digunakan untuk uji coba EMIS-GTK (dev-emisgtk.kemenag.go.id) akan resmi menjadi domain utama emisgtk.kemenag.go.id. Sementara itu, untuk menjaga kelangsungan akses terhadap data lama, sistem sebelumnya tetap dapat diakses melalui alamat old-emisgtk.kemenag.go.id.
Perubahan ini merupakan bagian dari proses panjang migrasi sistem layanan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di lingkungan Kementerian Agama. Sebelumnya, Kemenag menggunakan sistem bernama SIMPATIKA dengan domain simpatika.kemenag.go.id. Seiring waktu, domain tersebut berganti menjadi emisgtk.kemenag.go.id dengan tampilan dan sistem yang masih serupa, hanya namanya yang berubah menjadi EMIS-GTK. Perubahan nama ini tidak disertai dengan perubahan mendasar pada sistem saat itu.
Untuk memuluskan transisi menuju sistem yang lebih mutakhir, Kemenag kemudian menghadirkan dev-emisgtk.kemenag.go.id sebagai sarana uji coba. Domain ini digunakan untuk menguji berbagai fitur baru yang dikembangkan oleh pengembang aplikasi yang baru, sekaligus menjadi tempat untuk melakukan pembaruan sistem secara bertahap. Selama masa uji coba, para operator dan guru diminta untuk membiasakan diri dengan antarmuka dan fitur-fitur baru yang disediakan.
Kini, setelah melalui berbagai tahap uji coba dan perbaikan, sistem EMIS-GTK baru dinyatakan siap digunakan secara penuh. Mulai 5 Juli 2026, domain dev-emisgtk.kemenag.go.id tidak lagi berfungsi sebagai sarana uji coba. Fungsinya akan digantikan oleh domain utama emisgtk.kemenag.go.id yang kini menjadi pintu masuk resmi bagi seluruh pengguna, baik operator madrasah maupun guru. Keputusan ini diambil untuk memastikan seluruh layanan berbasis digital berjalan dengan optimal.
Agar pengguna tidak kehilangan akses ke data yang tersimpan di sistem lama, Kemenag juga menyediakan domain old-emisgtk.kemenag.go.id. Domain ini dapat diakses untuk keperluan pencarian data historis atau pengecekan informasi yang belum sepenuhnya termigrasi ke sistem baru. Dengan demikian, proses transisi dapat berlangsung tanpa mengganggu kebutuhan administrasi madrasah.
Operator madrasah telah menyampaikan informasi tersebut kepada seluruh guru untuk segera mencoba mengakses EMIS-GTK yang baru dan memastikan akun masing-masing berfungsi dengan baik. Jika ditemukan kendala, mereka diminta untuk segera berkoordinasi dengan operator madrasah agar hak akses dapat segera diperbaiki.
Dengan akses yang lebih stabil dan fitur yang telah diperbarui, diharapkan proses administrasi kepegawaian semakin efisien dan terintegrasi.
*Bass
|
16x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...