
Jumat, 10 Juli 2026
KEMENAG, MIN 4 TEBO — Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta madrasah menjadi rumah literasi bagi peserta didik. Ruang literasi tidak hanya hadir di perpustakaan, tetapi juga tumbuh dalam berbagai kegiatan pembelajaran, pengembangan diri, dan kolaborasi di lingkungan madrasah. Amanat ini disampaikan Menag saat membuka Festival Gerakan Literasi Madrasah (GALATAMA) II Tahun 2026 di Ternate, Senin (6/7). MIN 4 Tebo, yang telah memiliki berbagai program literasi, menyambut baik arahan ini dan akan terus menguatkan budaya baca di lingkungan madrasah.
Menag menegaskan bahwa literasi madrasah perlu dimaknai lebih luas, tidak hanya sebagai kebiasaan membaca, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, mengolah informasi, dan menghasilkan karya. Menurutnya, keunggulan madrasah terletak pada kemampuannya mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan akhlak. Di tengah derasnya arus informasi digital, peserta didik madrasah perlu memiliki kemampuan memilah informasi secara kritis dan bertanggung jawab. Karena itu, Gerakan Literasi Madrasah juga perlu menjadi gerakan membangun nalar kritis, etika digital, dan karakter peserta didik.
Menag juga mengingatkan bahwa tantangan pendidikan saat ini bukan lagi sekadar keterbatasan informasi, melainkan kemampuan membedakan fakta dan hoaks, ilmu dan opini, serta informasi yang benar dan menyesatkan. Menag berharap peserta didik madrasah tumbuh menjadi generasi yang mampu menyaring informasi sebelum menyebarkannya, berdialog tanpa kebencian, serta memanfaatkan ruang digital untuk menyebarkan ilmu dan nilai-nilai keagamaan yang membawa kemaslahatan.
Bagi MIN 4 Tebo, pesan ini semakin memperkuat komitmen untuk terus mengembangkan literasi tidak hanya melalui membaca, tetapi juga melalui kegiatan menulis, berdiskusi, dan menghasilkan karya. Kepala MIN 4 Tebo menyampaikan bahwa madrasah akan terus berupaya menjadikan setiap sudut madrasah sebagai ruang literasi, sebagaimana diharapkan oleh Menag. Penguatan literasi juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kritis, berakhlak, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat.
Amanah Menag agar madrasah menjadi rumah literasi menjadi penguat bagi MIN 4 Tebo untuk terus mengembangkan budaya baca dan literasi kritis. Dengan pembiasaan yang konsisten dan dukungan seluruh warga madrasah, diharapkan literasi tidak hanya menjadi program, tetapi bagian dari karakter madrasah.
*Bass
|
34x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...