
KEMENAG, MIN 4 TEBO – Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Tebo bergerak cepat merespons situasi penurunan kualitas udara yang melanda wilayah Provinsi Jambi. Menindaklanjuti penerbitan Surat Edaran Gubernur Jambi Nomor 1835/SE/DLH-3/2026, pihak madrasah meningkatkan kesiapsiagaan guna melindungi kesehatan seluruh warga madrasah.
Surat edaran yang diterbitkan menyusul peningkatan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tersebut menginstruksikan seluruh satuan pendidikan dan instansi terkait untuk mengambil langkah antisipatif. Mengingat dampak asap dapat memicu gangguan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), penanganan dampak kualitas udara menjadi prioritas perhatian bersama.
Pihak MIN 4 Tebo telah mengimbau seluruh murid untuk meningkatkan kewaspadaan diri, termasuk membiasakan penggunaan masker sesuai standar saat beraktivitas di luar ruangan. Di samping itu, jajaran guru terus memantau perkembangan kondisi lingkungan dan membatasi kegiatan fisik luar kelas yang bersifat tidak mendesak.
Terkait opsi penghentian sementara kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) atau peralihan ke Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), MIN 4 Tebo mengambil sikap terukur dengan tetap menunggu arahan teknis lanjutan dari Kementerian Agama. Keputusan strategis mengenai skenario pembelajaran akan diselaraskan dengan instruksi resmi instansi pembina serta perkembangan kondisi ISPU di wilayah Kabupaten Tebo.
Melalui komunikasi terpadu dan koordinasi berkelanjutan, madrasah siap menjalankan setiap kebijakan pemerintah demi menjamin kelangsungan hak belajar murid yang aman dan terlindungi.
*Bass
|
105x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...