
KEMENAG, MIN 4 TEBO - Guru dapat memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) di Canva untuk membuat media pembelajaran interaktif tanpa harus menguasai pemrograman. Melalui fitur seperti Canva Code, guru dapat mengembangkan kuis, permainan edukatif, dan aktivitas digital berdasarkan instruksi teks atau prompt. Pemanfaatan ini dibahas dalam Coaching Clinic Pintar bertajuk “Canva Hack for Teachers” oleh Pusbangkom SDM Kemenag bersama narasumber Nuraini, M.Pd.
Bagi guru madrasah, Canva AI dapat membantu memperkaya variasi pembelajaran sekaligus menghemat waktu dalam menyiapkan media. Namun, AI tetap berperan sebagai asisten. Guru perlu memeriksa kebenaran materi, ketepatan jawaban, dan kesesuaian media dengan kebutuhan murid sebelum digunakan.
Tutorial Membuat Media Interaktif dengan Canva AI
1. Tentukan tujuan pembelajaran. Pilih materi yang sedang diajarkan, misalnya siklus air untuk kelas V, lalu tentukan kemampuan yang ingin dicapai murid.
2. Buka Canva dan cari fitur yang tersedia. Masuk ke akun Canva, kemudian cari Canva Code atau fitur AI yang mendukung pembuatan media interaktif. Ketersediaannya dapat berbeda menurut akun dan layanan.
3. Tulis prompt yang jelas. Cantumkan kelas, mata pelajaran, materi, jumlah soal, mekanisme interaksi, dan tampilan yang diinginkan.
Contoh prompt: “Buat kuis interaktif IPAS kelas V tentang siklus air berisi 10 soal pilihan ganda. Tampilkan umpan balik setelah setiap jawaban, skor akhir, ilustrasi yang mudah dipahami anak, serta tombol navigasi yang jelas.”
4. Periksa hasilnya. Uji setiap soal, kunci jawaban, tombol, navigasi, dan penghitungan skor. Perbaiki bagian yang tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran.
5. Bagikan media kepada murid. Jika hasilnya sudah sesuai, gunakan opsi publikasi atau berbagi yang tersedia. Pastikan tautan dapat dibuka melalui perangkat yang akan digunakan murid.
Media yang Bisa Dikembangkan
Guru dapat mencoba Canva AI untuk membuat presentasi interaktif, LKPD digital, kuis berbasis skor, permainan edukatif, atau simulasi sederhana. Pilih bentuk media berdasarkan kebutuhan pembelajaran; fitur yang banyak tidak selalu membuat pembelajaran lebih efektif.
Jika ingin merekap nilai melalui Google Sheets atau Canva Sheets, guru perlu memastikan fitur integrasi tersedia dan menguji penyimpanan data secara langsung. Jangan menganggap data otomatis tersimpan hanya karena instruksi tersebut ditulis dalam prompt. Data murid juga harus dijaga kerahasiaannya.
Penggunaan Canva AI dapat menjadi alternatif untuk mengembangkan pembelajaran digital yang lebih variatif. Kualitas media tetap bergantung pada ketepatan materi, perencanaan guru, dan evaluasi sebelum digunakan bersama murid.
Guru dapat menyimak demonstrasi lebih lanjut melalui video Coaching Clinic Pintar “Canva Hack for Teachers”: http://www.youtube.com/watch?v=a9OOjKsdRWU
*Bass
|
61x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...