
Jumat, 10 Oktober 2025
Rimbo Bujang (MIN 4 TEBO) - Tidak seperti biasanya, canda dan tawa yang terdengar di ruang kelas 3B dipenuhi dengan nuansa haru. Sri Wahyu Ningsih Mahasiswa PPLK yang selama dua bulan terakhir mendampingi proses belajar, hari ini menghabiskan waktu terakhir mereka bersama siswa dan pamong dalam momen perpisahan khusus yang sederhana namun penuh makna.
Kegiatan berlangsung santai dan penuh keakraban. Ninung, sapaan akrabnya, bersama pamong, dan siswa duduk melingkar sambil berbagi cerita dan tawa. Anak-anak yang biasanya ramai tampak lebih lembut dan perhatian, seolah memahami bahwa kebersamaan yang mereka nikmati selama ini akan segera berakhir. Momen kecil seperti ini menumbuhkan kehangatan yang tidak mudah dilupakan.
Di akhir kegiatan, Ninung menyerahkan souvenir sederhana kepada siswa. Meski bentuknya tidak besar, hadiah tersebut diterima dengan wajah gembira. Beberapa siswi tampak berpelukan dengan mahasiswa pembimbing mereka, menandakan kedekatan yang sudah terbentuk selama masa praktik mengajar. Semua tampak larut dalam rasa syukur dan kebersamaan.
Bagi para mahasiswa, pengalaman di MIN 4 Tebo menjadi pelajaran berharga tentang arti mengajar dan mencintai profesi pendidik. Sementara bagi siswa, kebersamaan ini meninggalkan kesan manis tentang sosok guru muda yang sabar, ceria, dan penuh perhatian. Hubungan yang terjalin tidak hanya sebatas pembelajaran di kelas, tetapi juga ikatan emosional yang tumbuh dari hati ke hati.
Momen perpisahan sederhana itu menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya soal ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang menumbuhkan rasa kasih, empati, dan kebersamaan. MIN 4 Tebo kembali menegaskan bahwa setiap interaksi di lingkungan madrasah adalah ruang tumbuh bagi kebaikan dan kehangatan antarmanusia.
*Bass
|
585x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...