
Rabu, 1 April 2026
Rimbo Bujang (MIN 4 Tebo) - Sebuah nilai lama coba dihidupkan kembali di MIN 4 Tebo. Usai shalat Dhuha, siswa Kelas 1A berbaris rapi di depan kelas dipimpin ketua kelas. Wali kelas kemudian memeriksa satu per satu kesiapan siswa, mulai dari kerapian atribut seragam, kuku, hingga rambut. Yang masih kedapatan belum rapi segera diminta merapikan, kuku dipotong, dan bagi yang rambutnya terlihat panjang diberi pesan untuk segera dicukur sepulang sekolah.
Pembiasaan baris di depan kelas sebelum masuk sebenarnya bukan hal baru di MIN 4 Tebo. Namun beberapa waktu terakhir, kegiatan ini sempat tidak terlalu diperhatikan karena berbagai pertimbangan. Pagi ini, wali kelas 1A memutuskan untuk menghidupkannya kembali. “Kegiatan ini penting. Walaupun di depan gerbang, guru sudah menyambut dan memberi teguran, tapi sifatnya terbatas. Tidak bisa berlama-lama memberikan motivasi,” ujar wali kelas.
Dengan kegiatan baris di depan kelas, guru dapat melihat setiap siswa secara lebih personal. Satu per satu mereka diperiksa kerapian bajunya, apakah kancingnya lengkap, apakah atributnya terpasang dengan benar. Kuku yang panjang dipotong dengan gunting kuku yang sudah disiapkan. Yang rambutnya terlihat panjang diberi catatan untuk segera dicukur. “Nanti bilang sama ibu atau bapak, ya. Cukur rambutnya biar rapi,” pesan wali kelas sambil mengusap kepala seorang siswa.
Proses ini berlangsung sekitar 5 menit. Suasana tertib, siswa mengantre dengan sabar. Tidak ada yang terlihat kesal atau mengeluh. Mereka tampak memahami bahwa ini adalah bagian dari pembiasaan karakter yang selama ini dibangun di madrasah. Usai semua mendapat giliran, siswa kemudian diperbolehkan masuk kelas dengan tertib.
Guru menjelaskan kepada siswa bahwa tujuan pemeriksaan ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk membiasakan mereka tampil rapi dan siap belajar. “Kalau sudah rapi dari luar, insya Allah hati juga ikut rapi. Belajar jadi lebih fokus,” pesannya.
Kegiatan baris di depan kelas ini rencananya akan terus dilakukan secara rutin setiap hari di semua kelas. Dengan pendekatan yang lebih personal, diharapkan kebiasaan rapi dan siap belajar akan tertanam lebih mendalam pada diri setiap siswa. Bukan sekadar karena takut ditegur, tetapi karena kesadaran akan pentingnya penampilan yang rapi sebagai bagian dari adab belajar.
*Bass
|
203x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...