
Selasa, 9 Juni 2026
KEMENAG, MIN 4 TEBO — MIN 4 Tebo terus meningkatkan kesadaran lingkungan dengan melakukan upgrade tata kelola lingkungan. Saat ini, madrasah telah menyediakan masing-masing dua tong sampah untuk setiap kelas, yang ditujukan untuk sampah organik dan anorganik. Siswa akan dibiasakan memilah sampah sebelum membuangnya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mengatasi tantangan pengelolaan sampah yang selama ini belum terjawab, mengingat MIN 4 Tebo belum memiliki fasilitas pengolahan sampah yang memadai.
Selama ini, siswa biasanya membuang sampah di tong sampah depan kelas secara bercampur, lalu sampah tersebut dibawa ke tempat pembakaran di bagian belakang madrasah. Metode ini dinilai tidak ramah lingkungan dan tidak efektif. Dengan adanya dua tong sampah per kelas, diharapkan siswa mulai terbiasa memisahkan sampah organik seperti sisa makanan dan dedaunan dari sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan botol bekas.
Penyediaan tong sampah ini merupakan hasil inisiatif madrasah setelah melihat kebutuhan akan pengelolaan sampah yang lebih baik. Wali kelas diminta mengajarkan siswa cara membedakan sampah organik dan anorganik. Poster kecil juga ditempel di dekat setiap pasang tong sampah sebagai panduan.
Kepala MIN 4 Tebo, Suhaimi, menyampaikan bahwa isu sampah adalah salah satu tantangan yang belum terjawab. “Kami belum memiliki fasilitas pengolahan sampah yang memadai, tetapi setidaknya kita mulai dari pemilahan. Ini langkah kecil yang penting untuk membangun kesadaran siswa,” ujarnya. Kebiasaan memilah sampah ini diharapkan terbawa hingga ke lingkungan rumah masing-masing.
Upgrade tata kelola lingkungan dengan dua tong sampah per kelas menjadi awal perbaikan pengelolaan sampah di MIN 4 Tebo. Dengan pembiasaan memilah sampah, madrasah berharap dapat mengurangi volume sampah yang dibakar dan menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini.
*Bass
|
35x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...