
Selasa, 28 Juli 2026
KEMENAG, MIN 4 TEBO — Pembelajaran matematika dii kelas 5B hari ini, guru kelas Puji Basuki mengajak murid bermain di tengah ruang kelas. Empat kelompok berdiri dari empat sisi ruangan, masing-masing memegang kertas angka acak. Tugas mereka: membaca bilangan yang terbentuk dari susunan angka di hadapan mereka.
Guru membagi kelas menjadi empat kelompok, masing-masing beranggotakan 4 hingga 5 orang. Kelompok 1 berdiri di sisi utara, kelompok 2 di selatan, kelompok 3 di timur, dan kelompok 4 di barat. Setiap murid memegang satu kertas angka antara 0 hingga 9. Mereka berbaris membentuk sebuah bilangan, misalnya 45.372 atau 26.098. Kelompok di seberangnya harus membaca bilangan tersebut dengan benar.
Setiap kali seorang murid berhasil membaca bilangan dari kelompok di hadapannya, namanya dicatat di papan tulis dan mendapat satu bintang. Begitu selesai, posisi langsung diacak dengan kombinasi bilangan baru. Permainan berlangsung dua putaran. Hasilnya, 14 murid berhasil mendapatkan masing-masing 2 bintang, 1 murid mendapat 1 bintang, dan 2 murid masih mendapat 0 bintang.
Guru mencatat nama dua murid yang belum berhasil sebagai perhatian khusus. Mereka akan diberikan pendampingan tambahan setelah jam pelajaran. Sementara itu, murid yang sudah mendapat bintang melanjutkan ke latihan berikutnya: mengerjakan 5 soal menuliskan cara membaca bilangan. Permainan berlangsung sekitar 30 menit dan diikuti dengan antusias oleh seluruh murid.
Guru menekankan bahwa permainan ini bukan sekadar lomba. Tujuannya adalah melatih murid membaca bilangan dengan cepat dan tepat, sekaligus membangun kepercayaan diri saat berbicara di depan teman-teman. Murid yang tadinya malu-malu mulai berani bersuara setelah melihat teman-temannya berhasil.
Dengan permainan ini, membaca bilangan yang sering dianggap membosankan menjadi lebih hidup. Murid kelas 5B belajar bahwa matematika bisa menyenangkan dan menantang.
*Bass
|
27x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...